Chester Bennington dan Kenangan F1 GP Singapura

Oleh Risa Kosasih pada 21 Jul 2017, 16:50 WIB
Chester Bennington

Jakarta - Kematian vokalis Linkin Park, Chester Bennington, Jumat (21/7/2017) dini hari WIB, bukan hanya meninggalkan kenangan mendalam bagi penggemar musik, tapi juga sejumlah fans Formula 1, khususnya yang menyaksikan balapan GP Singapuran 2011. 

Linkin Park pernah didapuk sebagai pengisi acara utama jelang seri balapan GP Singapura pada 25 September 2011. Padahal sebelumnya, Chester Bennington dan kawan-kawan baru saja menyambangi Jakarta untuk menggelar konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Di sanalah Chester Bennington dan kawan-kawan dipertemukan dengan pebalap Sauber, Kamui Kobayashi. Kobayashi bahkan menjumpai Chester di paddock sehari jelang balapan.

Dari perjumpaan di Singapura, kedua pihak sepakat untuk berkolaborasi dalam kegiatan amal Music for Relief. Driver asal Jepang itu memakai helm yang didesain khusus oleh Joe Hahn, salah satu personel Linkin Park pada balapan GP Brasil November 2011.

Lebih dari 5 juta dolar AS yang terkumpul atas lelang online untuk helm Kobayashi. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membantu Jepang membangun kembali negaranya pasca tsunami dan kebocoran reaktor nuklir.

"Saya sudah lama menjadi penggemar Linkin Park. Saya menyukai musik mereka dan saya terkesan dengan komitmen sosial band ini. Saya sangat senang bertemu dengan para musisi ini (termasuk Chester Bennington) secara pribadi di paddock saat mereka sedang konser di Grand Prix Singapura," kata Kobayashi dilansir dari gpupdate.net pada 2011 lalu. 

 

1 of 2

Komitmen Sosial

Kobayashi menyebut, hubungan mereka cukup intens. "Kami berhubungan sejak saat itu dan saya sangat senang karena Joe Hahn telah merancang helm untuk saya. Saya berharap kami bisa mengumpulkan banyak uang untuk program Music for Relief agar membantu membangun kembali negara saya," kata Kobayashi.

Selain Kobayashi, sejumlah pembalap juga memamerkan desain warna-warninya dalam GP Brasil termasuk Lewis Hamilton, Felipe Massa, Vitantonio Liuzzi dan Rubens Barrichello. Namun, driver Red Bull-Renault Mark Webber yang naik podium tertinggi dalam seri ini. *

 

Lanjutkan Membaca ↓