Kalahkan PSMS, Arema Makin Percaya Diri Tantang Persib

Oleh Iwan Setiawan pada 09 Apr 2017, 20:15 WIB
Jad Noureddin

Bola.com, Medan - Arema FC menutup uji coba terakhir jelang Liga 1 2017 dengan manis. Tim berjulukan Singo Edan ini mengalahkan tuan rumah PSMS Medan 2-0 lewat gol dua pemain barunya, Jad Noureddin dan Andrianto, di Stadion Teladan, Medan, Minggu (9/4/2017). Dua gol itu lahir pada babak kedua.

Padahal, pelatih Arema, Aji Santoso, menarik sejumlah pemain inti pada 45 menit babak kedua. Seperti Kurnia Meiga, Ahmad Alfarizi, Syaiful Indra, Ferry Saragih, dan Cristian Gonzales. Perubahan itu membuat permainan Arema lebih fresh.

Sedangkan stamina pemain PSMS Medan mulai turun karena Legimin Raharjo dkk. tampil habis-habisan untuk mengimbangi permainan Arema pada babak pertama.

Ketika babak kedua baru berjalan dua menit, tendangan penjuru Ahmad Bustomi berhasil disambar dengan tandukan kepala Jad Noureddin. Itu jadi gol pertama pemain timnas Lebanon itu untuk tim Singo Edan.

Sementara gol kedua lahir lewat serangan balik cepat. Andrianto yang baru dimasukkan Arema, langsung berhadapan dengan kiper PSMS. Benturan sempat terjadi namun penyerang 22 tahun itu bisa menguasai bola dan mengarahkan ke gawang yang sudah kosong.

Namun, setelah gol itu suporter tuan rumah berlaku kurang sportif. Bangku cadangan Arema dihujani botol air mineral karena kecewa tim kesayangan mereka tertinggal dua gol tanpa balas. Menjelang bubaran, Arema memiliki sejumlah peluang. Tetapi, tidak ada gol yang tercipta.

Kemenangan ini juga membuat Singo Edan makin optimistis menyongsong laga perdana Liga 1 di kandang Persib Bandung, Kamis (15/4/2017). Apalagi di uji coba lain, Persib baru saja dikalahkan Bali United di Bandung sehari sebelumnya.

Hanya, Aji tidak ingin pemainnya lengah dengan kemenangan melawan PSMS karena kekuatan Persib tentu lebih kuat daripada PSMS. "Uji coba belum bisa jadi ukuran. Kami tidak boleh lengah, karena Persib tetap tim kuat," kata Aji.

 

nugrohoanung9nugrohoanung9

@Edwan biasalah yang rusuh bukan pemainnya supporternnya

EdwanEdwan

makin banyak aja suporter botol di Indonesia, kedepan PSSI harus lebih tegas kpd klub yg suporternya lempar2 botol, misalnya klub disanksi 2 sd 3 pertandingan kandang tanpa penonton biar kapok!!