Timnas U-16 Siapkan Menu Latihan selama Jeda Ujian Nasional

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 15 Apr 2017, 07:45 WIB
Timnas Indonesia U-16

Bola.com, Jakarta - Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 dipastikan diliburkan ketika pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama digelar pada Mei 2017. Namun, pelatih Timnas Indonesia U-16, Fachri Husaini, memastikan sudah ada solusi untuk menjaga kondisi anak-anak asuhnya.

Timnas Indonesia U-16 saat ini tengah menjalani pemusatan latihan guna mempersiapkan diri menuju Piala AFF U-15 2017 dan Piala AFC U-16 2018. Untuk yang terdekat, Timnas Indonesia U-16 mempersiapkan diri untuk Piala AFF U-15 2017 yang digelar 9-22 Juli 2017 di Thailand.

Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 diikuti 30 anak dengan rata-rata akan menjalani UN tingkat SMP pada Mei 2017. Sebelumnya, ada wacana 25 anak yang harus mengikuti UN akan tetap berada di pemusatan latihan dan menjalani UN bersama-sama.

Namun, Fachri Husaini mengakui skenario tersebut tidak bisa dijalankan sehingga dengan terpaksa akan ada jeda latihan dalam persiapan yang begitu mepet menuju Piala AFF U-16 2017 yang akan berlangsung kurang dari dua bulan setelah UN.

"25 anak akan mengikuti ujian dan mereka harus pulang karena memang tidak bisa ujian dilakukan di sini. Harus diakui ini menjadi masalah bagi kami karena ketika mereka harus pulang satu minggu, akan ada satu minggu pula program latihan tidak bisa berjalan maksimal," ujar Fachri.

Namun, Fachri mengaku telah berdiskusi dengan staf kepelatihan Timnas Indonesia U-16 dan mendapatkan solusi untuk menghindari penurunan kualitas pemain dari sisi fisik selama libur latihan saat pelaksanaan UN.

"Solusinya sudah ada. Kami sudah bicara dan pelatih fisik sudah membuat program latihan individu yang tetap harus dijalani para pemain. Jadi, mereka akan tetap berlatih di daerah masing-masing sesuai menu latihan dari staf kepelatihan kami. Mengingat fase ini masih persiapan secara umum, jadi kami pikir tidak ada masalah yang begitu besar," ujar Fachri.