Juan Pablo Pino, Terkesan dengan Atmosfer dan Suporter Arema

Oleh Iwan Setiawan pada 19 Apr 2017, 13:00 WIB
Arema FC

Bola.com, Malang - Marquee player Arema FC, Juan Pablo Pino sudah mengikuti sesi latihan perdana di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (18/4/2017). Pemain berpaspor Kolombia itu cukup serius melahap semua porsi latihan yang diberikan tim pelatih.

Selama di lapangan, dia tidak pernah jauh dari Arthur Cunha atau Esteban Vizcarra. Sebab, kedua pemain itu jadi penerjemah instruksi pelatih kepadanya karena Pino sehari-hari menggunakan bahasa Spanyol.

Namun, mantan pemain timnas Kolombia, AS Monaco, dan Galatasaray tak ingin kendala bahasa menghalanginya untuk berkolaborasi dengan rekan barunya. Kini dia sudah cukup akrab dengan tiga pemain asing Arema, terutama Arthur Cunha dan Esteban Vizcarra yang bisa berkomunikasi dengan bahasa Spanyol.

Dua pemain itu juga jadi penerjemah pribadinya saat berkomunikasi dengan pelatih, pemain lain hingga media. Setelah merasakan latihan perdana dengan Arema, Pino mengeluarkan isi hatinya mulai kondisi tim terkini hingga targetnya bersama Arema. Berikut wawancaranya:

Bagaimana adaptasi Anda dengan kondisi tim Arema?

Saya senang ada di tim ini. Adaptasi akan terus berjalan dengan pemain lain karena baru sekarang bertemu mereka. Tapi sekilas saya lihat semua baik. Mereka mau bekerja keras dan itu terlihat dalam latihan.

Sebenarnya apa yang membuat Anda mau bermain di Indonesia khususnya Arema?

Yang utama pasti fanatisme suporter. Ketika saya menyampaikan keinginan kepada agen untuk mencari tantangan di Asia, ada tawaran dari Arema. Setelah melihat banyak suporter dan atmosfer bagus, saya tertarik.

Apa perbedaan antara sepak bola Indonesia, khususnya Arema dengan klub yang pernah Anda bela?

Belum bisa saya bedakan sekarang karena baru sekali latihan di Arema. Tetapi saya yakin bisa adaptasi dengan sepak bola Asia, khususnya Indonesia. Kalau secara keseluruhan, dari informasi yang saya dapatkan sepak bola Indonesia tahun ini lebih bagus. Banyak marquee player yang datang sehingga bisa mengangkat nama dan kualitas kompetisi di sini.

Apakah Anda berani memasang target juara bersama Arema?

Saya datang untuk memberikan gelar juara kepada klub. Selain itu, saya ingin berbagi ilmu dari liga Eropa untuk pemain yang ada di sini. Semua itu akan dimulai pada pertandingan hari Minggu (23/4/2017) nanti. Saya bersemangat menyambut pertandingan itu untuk memberikan kontribusi langsung kepada tim.

Meski belum mengerti bahasa pemain di sini, saya bisa merasakan jika para pemain lain punya kemauan sama yakni sama-sama ingin juara.

Saat ini problem Anda ada adalah bahasa. Apa nantinya akan belajar bahasa Indonesia?

Tentu saya mau belajar bahasa karena itu bisa membuat komunikasi lebih mudah dan cepat. Sambil berjalannya waktu, pasti saya akan bisa.