Aksi Kocak Dybala Mask ala Pemain Arema

Oleh Iwan Setiawan pada 19 Apr 2017, 19:30 WIB

Bola.com, Malang - Kedekatan pemain senior dan muda di Arema FC semakin solid belakangan ini. Menjelang laga pertama kandang melawan Bhayangkara FC dalam ajang Liga 1 2017 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (23/4/2017), suasana latihan Singo Edan terlihat penuh keceriaan.

Pemain senior kerap kali bercanda sebelum dan seusai latihan.Yang unik, sebelum latihan dimulai (18/4/2017) Beny Wahyudi menularkan virus selebrasi ala Dybala Mask. Sebuah selebrasi gol dengan menutupi separuh wajah dengan jari jempol dan telunjuk yang biasa dilakukan oleh striker Juventus Paulo Dybala.

Ia berpesan kepada striker muda Dalmiansyah Matutu untuk memakai selebrasi tersebut sebagai ciri khas. Namun, Beny sedikit memodifikasi dengan menggunakan telunjuk dan kelingking untuk menutup separuh wajahnya.

"Nanti kalau cetak gol harus selebrasi seperti itu," kata Beny.

Tak disangka ternyata para pemain senior Arema seperti Arif Suyono, Dendi Santoso, Hendro Siswanto dan yang lain ketularan memakai gaya itu.

Ketika Bola.com mengarahkan bidikan kamera ke arah mereka mereka langsung memasang aksi Dybala Mask dengan berbagai modifikasi yang cukup konyol.

Selebrasi tersebut sebenarnya punya arti di baliknya. Menurut penciptanya, selebrasi itu bermakna seperti seorang pejuang yang memakai topeng gladiator agar lebih tangguh.

Bisa jadi perayaan gol itu itu akan dipakai saat Arema melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan. Apalagi Dalmiansyah yang berposisi sebagai striker berpeluang besar untuk diturunkan.

Pasalnya, tiga pemain muda Arema harus absen untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22. Selain itu, striker gaek Cristian Gonzales juga absen karena menjalankan ibadah umrah.

Dalmiansyah yang kini masih berusia 19 tahun bisa jadi salah satu solusi lini depan Singo Edan. Karena dia dinilai pelatih Aji Santoso sebagai pemain muda dengan mental dan kepercayaan diri yang bagus. 

Itu terlihat dalam sebuah ujicoba pra musim yang dijalani Arema FC melawan klub Liga 2, Perssu Sumenep. Sang pemain maju jadi eksekutor penalti saat pemain senior Arema lainnya masih berada dilapangan. Meski tendangannya ditepis kiper lawan, dia masih bisa mencetak gol beberapa menit kemudian.