Tanpa Irfan Bachdim Bali United Dinilai Sriwijaya Tetap Berbahaya

Oleh Liputan6.com pada 17 Jul 2017, 21:10 WIB
PS TNI Vs Bali United

Jakarta Sriwijaya FC memasang kewaspadaan ekstra tinggi saat menjamu Bali United pada lanjutan laga Liga 1 2017, Rabu (19/7/2017) di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring. Absennya Irfan Bachdim di kubu lawan, tak dinilai sebagai sebuah keuntungan.

Caretaker pelatih Hartono Ruslan, menyebut tanpa Bachdim, yang mendapat kartu merah di laga lawan Barito Putera, Bali United tetap akan sangat berbahaya.

“Bali United tim yang sangat kolektif. Mereka tidak bergantung kepada satu pemain saja," ungkap Hartono saat ditemui usai sesi latihan di GSJ, Minggu (16/7) sore.

"Terbukti kemarin di laga terakhirnya meski Irfan Bachdim sudah keluar mereka tetap bisa menambah gol."

Oleh karena itu, pelatih asal Solo ini yakin, siapa pun yang akan mengisi peran Bachdim tetap akan berbahaya. “Bali ini tim yang sudah dipersiapkan sangat lama. Bagian dari sebuah program jangka panjang dan di musim ini performanya mulai terlihat," ujar Hartono.

Jika ingin kembali meraih poin penuh, kata Hartono, Hilton Moreira dkk. harus bekerja lebih keras nantinya. Untung, moril pasukan Sriwijaya FC kini juga lebih membaik. Terutama setelah kemenangan penting atas PS TNI, Jumat (14/7).

“Setidaknya mereka akan lebih percaya diri, dan ini menjadi modal baik bagi kami menuntaskan target mengamankan poin penuh di kandang sebelum putaran pertama berakhir,” tutur Hartono, yang sudah lima musim bersama Laskar Wong Kito.

Skuat Sriwijaya FC sendiri sudah kembali berlatih seperti biasa di stadion GSJ, Minggu (16/7) sore.

“Sabtu (15/7) pagi kami hanya recovery ringan di kolam renang Jakabaring dan baru berlatih lagi Minggu sore,” tutur Hartono lagi.

Dia juga membantah berita yang menyebut Teja Paku Alam tidak bisa dimainkan saat laga melawan Bali United. Sebelumnya, kiper berusia 22 tahun itu diisukan bakal absen karena akumulasi kartu kuning.

“Kami sudah cek dan tanya ke pemain yang bersangkutan. Teja Paku Alam baru mendapat dua kartu kuning sejauh ini sehingga nanti tetap bisa bermain,” ucap Hartono Ruslan.