50 Persen Pemain PSM Bakal Digusur Usai Gagal Juara Liga 1

Oleh Abdi Satria pada 13 Nov 2017, 19:33 WIB
Pemain PSM Makassar, Pavel Purishkin

Bola.com, Makassar - Hanya sehari setelah Liga 1 2017 usai, manajemen PSM Makassar langsung tancap gas membenahi tim untuk menghadapi persaingan musim depan.

Selain menambah durasi kontrak  duet Belanda, Wiljam Pluim (2020) dan Marc Klok (2019), manajemen Juku Eja tetap mempertahankan bek Steven Paulle (Prancis) yang akan berakhir musim depan. Mnajemen PSM memutuskan tidak memperpanjang kontrak striker Pavel Purishkin (Uzbekistan).

"Itu berarti, fokus kami saat ini adalah mencari striker Asia sebagai pengganti Pavel," ujar Munafri Arifuddin, CEO PSM pada jumpa media di sekretariat PSM, Senin (13/11/2017).

Menurut Munafri, pekan depan, manajemen akan mengumumkan calon striker Asia yang akan memperkuat PSM musim 2018. "Nantilah setelah semua beres baru kami publikasikan," jelas Munafri.

Sang CEP menambahkan, manajemen sengaja memberikan kepastian status pemain asing karena mereka akan kembali ke negaranya besok, Selasa (13/11/2017). "Rencananya besok saya akan mengumpulkan pemain lokal yang ada saat ini untuk bernegosiasi," jelas Munafri.

Munafri mengungkapkan, setelah melakukan evaluasi bersama Robert Alberts, manajemen akan melakukan perombakan tim mencapai 50 persen. Itu berarti, selain pengganti Pavel, sejumlah pemain lokal akan masuk untuk menggantikan pemain yang dilepas.

"Khusus untuk pemain lokal, kami harus bergerak cepat untuk memastikan status pemain incaran. Saya tegaskan, PSM tetap mematok target juara musim depan," kata Munafri.

Di sisi lain, Munafri berharap aturan terkait kuota pemain asing di Liga 1 tetap dipertahankan. Termasuk marquee player. "Liga 1 tetap butuh pemain bintang untuk mendongkrak mutu dan pamor kompetisi," tegasnya.

Begitu pun dengan wacana mempertahankan wasit asing. "Yang terpenting adalah transparansi dalam penegakan aturan. Komunikasi dan evaluasi terkait kompetisi harus rutin dilakukan antara klub dengan operator," papar Munafri.

Terkait sponsor, manajemen Tim Juku Eja sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah perusahaan yang ingin mempromosikan produknya via PSM. "Yang pasti Bosowa Semen tetap jadi sponsor utama dan Kopi ABC sebagai pendamping," katanya.

Untuk apparel, manajemen PSM Makassar dalam waktu dekat akan bertemu dengan Kelme. "Sejalan dengan prestasi PSM, kami tentu punya memiliki bargaining yang lebih baik," tutur Munafri.