Arema Hanya Papan Tengah, Manajemen Tetap Puas Kinerja Getuk

Oleh Iwan Setiawan pada 14 Nov 2017, 18:15 WIB
Joko Susilo

Bola.com, Malang - Pasca kompetisi Liga 1 2017 berakhir, manajemen Arema FC melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim. Sejumlah perubahan wajib dilakukan mengingat prestasi Tim Singo Edan amat memprihatinkan. Kera-kera Ngalam hanya bertengger di posisi sembilan klasemen akhir.

Evaluasi yang dilakukan tak hanya menyangkut pemain, tapi juga pelatih. Uniknya, manajemen Arema cukup puas dengan kinerja Joko "Getuk” Susilo sekalipun Arema tak masuk persaingan perebutan gelar juara.

Getuk didapuk menjadi arsitek Arema menggantikan Aji Santoso pada pertengahan musim. Jika dibandingkan, rapor raihan poin Aji relatif lebih baik dibanding Getuk. 

Di bawah arahan Aji, Arema berhasil memetik nilai 26. Hasil dari tujuh kali menang, lima kali imbang, dan lima kali menelan kekalahan. Sedangkan Getuk hanya mengumpulkan nilai 23 karena jumlah kemenangannya satu laga lebih sedikit.

Namun, manajemen Arema punya pertimbangan sendiri tetap memakai jasa Joko pada musim depan. 

”Sebenarnya tidak adil kalau membandingkan kedua pelatih. Karena Coach Aji memegang tim sejak awal musim. Sedangkan penggantinya Mas Getuk memulai pekerjaan di tengah jalan,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Saat mempromosikan Getuk dari asisten menjadi pelatih kepala ekspektasi petinggi Arema tidak setinggi saat Aji mendapat mandat menukangi klub. Kondisi tim terpuruk saat Aji lengser, Getuk dinilai sukses memperbaiki keadaan, walau tak juga menyajikan prestasi pada akhir musim.

Walau memang di era Getuk Arema sempat mengalami krisis yang parah. Ahmad Alfarizi dkk. sempat mengalami lima pekan terburuk dengan tidak pernah menang. Mereka tiga kali bermain imbang dan dua kali mengalami kekalahan.

Pada awal musim, begitu Tim Singo Edan kalah 0-4 di kandang Persela Lamongan, kelompok suporter Aremania melancarkan protes keras agar Aji segera lengseng. Sementara itu, ketika Arema kalah 1-6 di kandang Bali United saat ditangani Getuk, Aremania cenderung diam dan menjadikan beberapa pemain sebagai sasaran kritik. Terutama kiper Dwi Kuswanto yang tampil dibawah performa terbaik dan kebobolan enam gol.

"Apa yang terjadi musim ini menjadi pembelajaran bagi manajemen," ucap Ruddy Widodo.

Guna mempermudah kerja Joko Susilo musim depan manajemen Arema FC sudah menyiapkan skema baru di jajaran ofisial. Mereka bakal menyiapkan pelatih fisik asal Serbia, Dusan Momcilovic. Selain itu, Ruchanda didapuk sebagai asisten pelatih.