Soal Bayu Pradana, Arema Tak Akan Menelikung Mitra Kukar

Oleh Iwan Setiawan pada 17 Nov 2017, 14:45 WIB
Bayu Pradana

Bola.com, Malang - Nama gelandang Mitra Kukar, Bayu Pradana, kian santer dikaitkan dengan Arema FC. Hal itu setelah foto Bayu mengenakan kostum Arema dalam sebuah acara di Diklat Salatiga beredar luas di media sosial.

Kebetulan memang sejak musim lalu, gelandang 26 tahun ini dikabarkan menjalin komunikasi dengan tim Singo Edan karena dia tampil apik bersama Mitra Kukar dan dipanggil memperkuat Timnas Indonesia senior.

Namun, General Manager Arema, Ruddy Widodo, menegaskan hal tersebut hanya rumor. "Bayu kebetulan pakai kostum Arema. Waktu kompetisi dia tukar baju dengan pemain Arema. Bisa saja pemain Arema juga sedang pakai baju klub lain. Masak begitu dibilang mau pindah," canda Ruddy.

Manajemen Arema mengaku punya hubungan baik dengan Mitra Kukar. Jadi tidak mungkin Singo Edan merekrut pemain yang masih dibutuhkan.

Kecuali pemain tersebut memang sudah pamit baik-baik kepada manajemen Mitra Kukar. Seperti yang terjadi pada Ahmad Bustomi, Arif Suyono, dan Arthur Cunha da Rocha. Ketiga pemain itu didatangkan Arema dari Mitra Kukar.

"Untuk Bayu, manajemen Mitra Kukar sudah meminta agar Arema tidak mengganggunya karena memang masih dibutuhkan," lanjutnya.

Di tim Arema, saat ini memiliki cukup banyak stok gelandang bertipikal seperti Bayu. Seperti Ahmet Atayev, Ahmad Bustomi, Hanif Sjahbandi, Hendro Siswanto, Ferry Aman Saragih, dan Dio Permana.

Lebih lanjut, Ruddy memberikan informasi jika saat ini Arema sudah menjalin kesepakatan dengan beberapa pemain baru. Namun, siapa saja mereka akan diperkenalkan jika sudah berada di Malang.

"Kami tidak ingin berkoar-koar dulu. Yang jelas, manajemen dan tim pelatih sudah bekerja keras untuk mencari pemain baru pasca pertandingan terakhir Liga 1. Dan beberapa pemain tinggal menunggu kedatangannya," jelasnya.

Lantas siapa saja pemain baru yang didekati Arema? "Untuk pemain lokal ada dari tim yang terdegradasi. Bocorannya itu saja," pungkas Ruddy mengakhiri pembicaraan.