Sukses


Cerita Kehamilan Serena Williams dan Gelar Australia Terbuka

Bola.com, New York - Petenis Amerika Serikat, Serena Williams, membuat kejutan dengan mengumumkan kehamilannya yang sudah memasuki 20 pekan. Kabar gembira tersebut disampaikan Serena melalui Snapchat, yang kemudian dikonfirmasi oleh manajemennya.

Dengan usia kehamilan yang sudah mencapai 20 pekan, artinya Serena sedang mengandung dua bulan saat menjuarai turnamen grand slam Australia, pada akhir Januari. Fakta tersebut sangat mengagetkan karena di turnamen tersebut saudara Venus Williams tersebut tampil mengesankan tanpa kehilangan satu set pun. Dia memenangi tujuh pertandingan beruntun, termasuk menang straight set atas Venus di laga final. 

Hamil, Serena Williams memamerkan perutnya yang mulai membuncit lewat akun snapchat-nya. (Sumber: Snapchat)

Serena belum mengunggah apapun di akun media sosial lain miliknya tentang kabar tersebut. Belum ada keterangan resmi juga dari tunangan Serena, Alexis Ohanian, yang merupakan co-founder Reddit. Mereka mengumumkan pertunangan pada Desember 2016.

Serena Williams dan tunangannya, Alexis Ohanian (foto: Istimewa)

Setelah menjuarai Australia Terbuka, Serena belum turun bermain lagi, dengan alasan mengalami cedera lutut kiri. Akibat alasan tersebut, dia absen dari ajang BNP Paribas Open dan Miami Open pada Maret.

"Saya harus absen dari BNP Paribas Open di Indian Wells dan Miami Open. Saya tak bisa berlatih karena kondisi lutut saya dan ini mengecewakan. Saya akan terus maju dan berusaha berpikir positif. Saya tak sabar segera kembali secepat mungkin," ujar Serena saat itu, seperti dilansir BBC.

Pengumuman dari Serena memicu kembali mencuatnya teori di dunia olahraga yang mengklaim perfoma apik sang petenis di Australia Terbuka tak lepas dari kehamilannya. Menurut sejumlah penelitian, fase-fase awal kehamilan bisa meningkatkan performa atlet sebagai respons tubuh manusia yang memproduksi lebih banyak sel darat merah. Kondisi tersebut meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengalirkan oksigen ke otot.    

Studi atletik yang dilakukan oleh Lisa Jarvis pada 2003, kemudian dipublikasikan Seton Hall Journal of Sports Law menunjukkan kehamilan bisa membuat perbedaan besar terhadap performa atlet.

"Kehamilan bisa dihubungkan dengan peningkatan performa atlet perempuan. Faktanya, efek kehamilan paralel dengan produksi sel darah. Manfaat kehamilan termasuk peningkatan oksigen dalam darah, yang membantu meningkatkan kapasitas otot hingga 30 persen, meningkatkan fungsi paru-paru dan jantung, dan peningkatan produksi progesterone, hormon sex yang membuat otot menjadi lebih fleksibel," tulis Jarvis.

Kondisi inilah yang diperkirakan menyebabkan Serena Williams tampil gemilang pada turnamen Australia Terbuka pada awal tahun ini.  

 

Video Populer

Foto Populer