Greysia / Nitya Dapat Invitasi untuk Kejuaraan Dunia 2017

Oleh Oka Akhsan pada 16 Mei 2017, 17:21 WIB
Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari

Bola.com, Jakarta - Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, mendapat invitasi dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) untuk Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, 21-27 Agustus.

"Pasangan nomor empat Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari telah mendapat undangan untuk Fase 2. Jika menerima invitasi tersebut, mereka akan menemani sang kompatriot Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani dan Rosyita Eka Putri Sari/Della Destiara Haris," demikian pernyataan di situs resmi BWF, Selasa (16/5/2017).

BWF mengirim invitasi kepada para pemain yang lolos ke Kejuaraan Dunia dalam dua periode, yakni Fase 1 dan Fase 2. Batas akhir konfirmasi partisipasi Fase 1 adalah 11 Mei, sedangkan Fase 2 pada 25 Mei. Pemain berhak menerima atau menolak undangan dari BWF.

Beberapa pemain atau pasangan memutuskan menolak invitasi dari BWF karena memilih ambil bagian pada SEA Games di Malaysia atau Summer Universiade di Taiwan yang waktunya berbenturan dengan Kejuaraan Dunia. Salah satu pemain top yang menolak undangan tersebut adalah tunggal putri nomor satu dunia asal Taiwan, Tai Tzu Ying.

Khusus nomor ganda putri, pasangan top yang menolak invitasi adalah Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai dan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dari Thailand. Pasangan Indonesia, Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta, juga menolak undangan BWF.

Greysia/Nitya bukan satu-satunya pasangan yang mendapat invitasi Fase 2 dari BWF. Berdasarkan data di situs resmi BWF, total ada tujuh ganda putri yang mendapat undangan Fase 2. Keputusan apakah Greysia/Nitya akan tampil pada Kejuaraan Dunia 2017 atau SEA Games ada di tangan PBSI.

Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari belum pernah bermain bersama lagi sejak Nitya menjalani operasi lutut pada Desember 2016. Ganda putri ranking 30 BWF itu merupakan peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2015 setelah di semifinal kalah dari pasangan China yang merebut emas, Tian Qing/Zhao Yunlei, dengan skor 8-21, 16-21.