Christian Hadinata: Tim Putri Berpeluang Bersinar di SEA Games

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 13 Jul 2017, 20:25 WIB
Ganda Putri Indonesia

Bola.com, Jakarta - Legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata, mengaku belum bisa memprediksi peluang tim bulutangkis pada SEA Games 2017. Menurut Koh Chris, sapaan akrab Christian Hadinata, hitung-hitungan peluang bisa dilakukan setelah melihat materi pemain tim lawan.

Indonesia menurunkan hampir semua pemain muda di SEA Games 2017. Adapun pemain top bertanding ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis yang waktunya bersamaan dengan SEA Games 2017.

Menurut Christian Hadinata, kondisi dilematis tersebut juga dialami seluruh lawan Indonesia di SEA Games. Oleh karena itu, Indonesia berpeluang meraih kesuksesan di SEA Games seandainya tim-tim lawan juga mengirimkan nama pemain top ke Kejuaraan Dunia.

Namun, peluang tersebut akan mengecil jika sejumlah negara memilih mengirimkan pemain top ke SEA Games di Kuala Lumpur, pada 19-30 Juli Agustus 2017.

"Bicara peluang, tentu kita harus melihat susunan dari negara-negara pesaing di Asia Tenggara. Kita kan belum tahu susunan lawan. Ada kejuaraan dunia, jadi masalahnya mereka juga memecah tim inti mereka atau tidak. Jadi, soal peluang kita lihat saja. Apakah pemain utamanya bermain di kejuaraan dunia atau ke SEA Games," kata Koh Chris kepada Bola.com di Jakarta, Kamis (13/7/2017).

"Kalau mereka juga mengirim pemain papan atas ke Kejuaraan Dunia maka peluangnya akan lebih besar. Namun, kalau mereka tidak menurunkan pemain topnya ke kejuaraan dunia, memang beberapa nomor cukup berat," ucap Koh Chris. 

Christian menyatakan peluang terbesar di SEA Games justru berada di sektor putri.  Peluang tim putri lebih besar karena turun dengan kekuatan penuh.

"Dalam hal ini tentu kalau bicara Indonesia, sektor putri yang lebih berpeluang karena turun full team dan tidak mengikuti kejuaraan dunia. Jadi, harus dimaksimalkan di sektor putri. Ini jadi momentum untuk adik-adik putri meraih kesuksesan," ungkap peraih medali emas SEA Games edisi 1983 dan 1985 tersebut.