Antisipasi Bentrok Aremania dan Bonek, Pedagang di Sekitar Stadion Soepriadi Diimbau Tak Beroperasi

oleh Iwan Setiawan diperbarui 18 Feb 2020, 16:45 WIB
Sebuah minimarket dekat Stadion Soepriadi ditutup jelang bentrok antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Blitar - Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya hari ini (18/2/2020) di Stadion Soepriadi membuat suasana Kota Blitar memanas. Panitia pertandingan pun mengimbau pedagang di sekitar area stadion ditutup guna mengantisipasi bentrok antara suporter kedua tim Jawa Timur tersebut.

Seperti diketahui, panpel Piala Gubernur Jatim memintahkan venue dari Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang ke Blitar. Selain itu, laga juga akan digelar tanpa penonton untuk meminimalisasi bentrok antara Bonek dengan Aremania yang dikenal panas.

Advertisement

Sebelum pertandingan, beredar vidio Bonekmania di sekitar Stadion Soepriadi. Namun, tiga jam jelang pertandingan, pihak keamanan melakukan pengamanan ketat, termasuk kepolisian dan TNI membuat jalan yang melingkari Stadion Soepriadi steril dari suporter.

Para suporter lantas digiring ke beberapa tempat. Seperti area Makam Bung Karno dan Alu-Alun Kota Blitar supaya tidak saling bertemu satu sama lain.

Uniknya, bukan hanya suporter yang disterilkan, tapi juga pedagang. Panpel memberikan edaran untuk semua pedangan disekitar stadion agar tidak berjualan khusus hari ini.

"Kemarin baru dapat edaran. Kami memaklumi daripada nanti ada risiko kenapa-kenapa. Tapi tadi pagi sudah ada puluhan kelompok suporter yang tidak makan di salah satu warung ujung jalan. Memang masih ada yang buka, tapi risikonya ditanggung sendiri," kata Suwami, warga sekitar dan pedangan di samping Stadion Soepriyadi, Blitar.

Para pedangan hanya melayani pembeli yang sudah dikenal. Termasuk panpel pertandingan dan awak media yang meliput Piala Gubernur Jatim 2020. "Kalau tidak ada pertandingan ini buka semua warung dan toko. Ramai. Sekarang kalau ada pembeli yang sudah dikenal atau bukan suporter kita layani. Tapi tetap kami kasih tulisan tutup di depan," sambungnya.

 

Video

2 dari 2 halaman

Blitar Tak Asing dengan Arema dan Aremania

Spanduk Aremania di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, bikin pelatih Arema, Milomir Seslija, terharu. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sebenarnya pedanga di sekitar stadion mengaku tidak asing dengan Aremania. Karena Arema beberapa kali bermain di Blitar. Baik saat Piala Indonesia 2018 dan beberapa tahun lalu.

"Kalau Arema sudah pernah main di sini. Aman. Mereka juga bayar. Tapi pertandingan ini (lawan Persebaya) katanya rawan," lanjutnya.

Bukan hanya warung saja yang tutup. Minimarket nasional didepan stadion yang awalnya buka, langsung ditutup oleh karyawannya sendiri begitu dua tim yang akan bertandingan tiba. Mereka khawatir ada penjarahan atau kerusuhan yang bisa membuat kerugian.