Gabriel Jesus Dituding Bersandiwara Hingga Sergio Ramos Diganjar Kartu Merah

oleh Liputan6.com diperbarui 28 Feb 2020, 16:11 WIB
Pemain Real Madrid, Sergio Ramos, kena kartu merah pada pertandingan leg pertama 16 besar Liga Champions kontra Manchester City, di Santiago Bernabeu, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB. (AFP/Javier Soriano)

Jakarta - Kemenangan 2-1 Manchester City atas Real Madrid diwarnai kartu merah untuk Sergio Ramos. Bek dan kapten Real Madrid itu dituding sudah menjatuhkan Gabriel Jesus di kotak penalti.

Menurut mantan Manchester City, Joe Hart, kartu merah yang didapatka Sergio Ramos tidak tepat. Dia mensinyalir kapten Madrid itu sedang tidak beruntung saja menerima hukuman kartu merah pada duel leg pertama 16 besar Liga Champions, Kamis (27/2/2020).

Advertisement

Ramos harus meninggalkan pertandingan lebih cepat, tepatnya di menit ke-86 usai menjatuhkan Gabriel Jesus di tepi kotak penalti. Saat itu Madrid tertinggal 1-2, skor tidak berubah sampai akhir pertandingan.

Kartu merah itu jelas merugikan Madrid. Sergio Ramos tidak bisa bermain pada duel leg kedua beberapa pekan ke depan. Madrid terancam tersingkir dari kompetisi favorit mereka.

Apa kata Hart tentang situasi Sergio Ramos?

 

Video

2 dari 2 halaman

Jesus Sengaja?

Pemain Real Madrid Dani Carvajal (kedua kanan) dan pemain Sergio Ramos (kanan) melakukan protes setelah pemain Manchester City Gabriel Jesus mencetak gol pada leg pertama babak 16 Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Rabu (26/2/2020). (AP Photo/Bernat Armangue)

Pelanggaran Ramos terhitung profesional foul, sebab saat itu Jesus tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Thibaut Courtois. Namun, Hart mengamati bahwa Jesus sebenarnya sengaja menjatuhkan diri ketika memahami Ramos mengejarnya.

"Sejujurnya saya kira itu bukanlah pelanggaran yang layak dapat kartu merah," ujar Hart kepada BT Sport.

"Jesus menunggu Ramos menyentuh pundaknya. Skenario terburuk bagi Jesus adalah kartu kuning [untuk diving]."

"Kasus terbaik, dia bisa membuat kapten Real Madrid, pemimpin, legenda, tidak bisa bermain di leg kedua," imbuhnya.

 Kartu merah Ramos ini bukan satu-satunya kasus yang menodai pertandingan tersebut. Sebelumnya, ada insiden penalti yang dimenangkan Raheem Sterling. Penyerang Inggris ini dianggap sengaja menjatuhkan diri.

Bagaimanapun, skor 2-1 untuk kemenangan Man City bakal membuat tugas Madrid jauh lebih sulit di leg kedua nanti. Menyambangi Etihad Stadium, mereka harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan untuk lolos ke putaran berikutnya.

Zinedine Zidane paham betul tantangan yang akan dihadapi timnya. Untuk sekarang, Madrid sepenuhnya fokus pada duel El Clasico, Senin (2/3/2020) dini hari WIB.

 

Sumber asli: BT Sport

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 28/2/2020)

 

Berita Terkait