Eks Pelatih Real Madrid Ikut Campur Urusan Transfer Neymar ke Barcelona

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 07 Apr 2020, 12:45 WIB
Pemain Paris Saint-Germain Neymar Jr saat menghadapi GSI Pontivy dalam French Cup di Stadion Moustoir, Lorient, Prancis, 6 Januari 2019. (Photo by LOIC VENANCE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Mantan pelatih Real Madrid, Vicente del Bosque, mengkritik pendekatan Barcelona pada transfer Neymar. Menurutnya, tidak seharusnya klub tunduk pada keinginan pemain. Dalam hal ini Lionel Messi.

Barcelona memang gencar membidik Neymar dalam dua bursa transfer di musim 2019-2020. Akan tetapi, klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut tidak mampu membawa pulang pemain asal Brasil.

Advertisement

Neymar meninggalkan Barcelona pada 2017 lalu. Ketika itu, dia pindah ke PSG dengan tebusan 222 juta euro. Sampai saat ini, harga tersebut membuat nama Neymar tercatat sebagai pemain termahal di dunia.

Kepindahan Neymar ke PSG menyisakan lubang besar di lini depan Barcelona. Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, dan Antoine Griezmann dianggap belum mampu menjadi pengganti yang tepat bagi eks pemain Santos.

Sejumlah media Spanyol menyebut jika keinginan Barcelona membeli Neymar bukan atas pertimbangan pelatih atau klub. Akan tetapi, semuanya adalah ide dari Lionel Messi. Dia lah yang paling ingin Neymar kembali.

"Klub lah yang harus memutuskan siapa yang akan didatangkan dan siapa yang tidak dibeli," kata Del Bosque kepada Mundo Deportivo.

"Anda seharusnya tidak memperhatikan apa yang dikatakan para pemain, untuk itulah ada direktur olahraga dan sekretaris teknis. Sangat sulit bagi seorang pemain sepak bola untuk berbicara buruk tentang pemain lain yang telah menjadi rekan setimnya," kata Del Bosque.

Lionel Messi dan Neymar punya koneksi yang bagus di atas lapangan, plus satu pemain lagi yakni Luis Suarez. La Pulga sangat yakin bahwa Neymar lah yang paling pentas menggantikan dirinya di Barcelona.

Video

2 dari 2 halaman

Del Bosque: Neymar adalah Pesepak Bola yang Tak Layak Dicontoh

Penyerang PSG, Neymar menggiring bola saat bertanding melawan AS Monaco pada pertandingan lanjutan Liga Prancis di Stadion Louis II, Monaco (15/1/2020). PSG menang telak atas Monaco 4-1. (AP Photo/Daniel Cole)

Meski kemampuan mengolah bola di atas rata-rata, Neymar dianggap memiliki sikap yang tak layak dicontoh. Mulai dari tukang diving, pamer skill untuk mempermainkan lawan, hingga melakukan protes berlebihan kepada wasit.

"Bagi saya Neymar bukan contoh yang baik untuk dijadikan panutan. Sebagai catatan, saya yakin dia adalah pemain yang fantastis," ujar Del Bosque.

"Neymar pasti ada dalam daftar saya untuk lima pemain top dunia. Tetapi di lapangan dia terlalu banyak menipu dan berpura-pura," tuturnya.

Sumber: Mundo Deportivo

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 7/4/2020)

Berita Terkait