PSIS Semarang - Ilustrasi Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Shopee Liga 1: Mengklaim Rugi Miliaran Rupiah, Begini Harapan PSIS

Oleh Yus Mei Sawitri pada 18 Okt 2020, 13:15 WIB

Bola.com, Semarang - PSIS Semarang mengaku mengalami kerugian miliaran rupiah karena penghentian kompetisi Shopee Liga 1 2020. Sampai saat ini, belum juga ada kejelasan apakah Liga 1 bisa dilanjutkan atau tidak.  

"Semua klub sama, rata-rata lima sampai tujuh setengah miliar mungkin ya," kata CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, Sabtu (17/10/2020).

Advertisement

Yoyok mengatakan kerugian bisa ditekan karena PSIS menerima hak komersial dari PT. Liga Indonesia Baru (LIB). Jika tidak, angkanya pasti lebih besar.

"Kalau enggak ada hak komersial jadi rugi delapan sampai sepuluh miliar," imbuh pria bernama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya itu.

Pengeluaran terbesar yang mengakibatkan kerugian bagi PSIS Semarang itu untuk menggaji pemain, pelatih dan offisial. Termasuk operasional selama tim beraktivitas.

 

2 dari 3 halaman

Berharap Hak Komersial Tetap Cair

Para pemain PSIS Semarang melakukan jogging dalam latihan perdana di Stadion Citarum, Semarang, Kamis (30/1/2020). (Vincentius Atmaja)

Untuk menutupi kerugian tersebut, menurut Yoyok, para pemegang saham harus menyuntikkan modal. Pemasukan dari yang lain hampir sulit didapatkan.

"Kerugian tentu kami sebagai pemegang saham harus setor modal," imbuh pria yang juga menjabat anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut.

Yoyok juga menaruh harapan agar hak komersial tetap dicairkan, sehingga beban klub tidak semakin besar. "Semoga selama penundaan tetap dicairkan supaya bisa untuk membantu memberi sedikit penghasilan untuk pemain dan official," tandasnya.

Disadur dari: Bola.net (Penulis Mustopa El Abdy/Editor Serafin Unus Pasi, published 18/10/2020) 

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Berita Terkait