Liga Inggris: Akhirnya Angkat Bicara, Solskjaer Tak Suka Konsep Liga Super Eropa yang Digagas Manchester United

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 24 Apr 2021, 10:00 WIB
Manchester United - Ole Gunnar Solskjaer (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, angkat bicara mengenai polemik Liga Super Eropa atau European Super League. Manajer tim asal Norwegia itu mengakui sama sekali tidak menyukai konsep Liga Super Eropa yang awalnya dideklarasikan oleh 12 tim raksasa Eropa, termasuk Manchester United.

Beberapa hari terakhir, dunia sepak bola Eropa diguncangkan dengan polemik kehadiran Liga Super Eropa. Manchester United menjadi satu di antara 12 tim yang mendirikan kompetisi kontroversial di tanah Eropa itu.

Advertisement

Namun, karena penolakan yang masif dari para penggemar, Manchester United resmi mundur dari turnamen tersebut. Bahkan petinggi Manchester United, Ed Woodward, turut mundur dari jabatannya karena situasi tersebut.

Solskjaer mengaku tidak bermasalah dengan penolakan yang dibuat oleh para penggemar Manchester United.

"Pertama saya sangat senang karena para penggemar kami menyuarakan opini mereka. Kami mendengarkan pendapat mereka," ujarnya kepada Manchester Evening News.

Solskjaer menegaskan secara pribadi tidak menyukai konsep Liga Super Eropa. Ia menilai kompetisi tersebut melanggar nilai sportivitas.

"Saya tidak menyukai konsep Liga Super Eropa, karena itu bertentangan dengan nilai-nilai olahraga," tegas Solskjaer.

"Saya ingin kami harus berjuang untuk mendapatkan tempat bermain di Eropa. Tim ini sudah menjadi pionir dan bertahun-tahun lamanya di Eropa sejak era Busby Babes, dan kami ingin menjadi tim yang sukses di Eropa lagi," lanjut manajer Manchester United itu.

 

Video

2 dari 3 halaman

Harus Kompetitif

Gelandang Manchester United, Paul Pogba , melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Fulham pada laga Liga Inggris di Stadion Craven Cottage, Rabu (20/1/2021). MU menang dengan skor 1-2. (Peter Cziborra/Pool via AP)

Solskjaer merasa kegagalan adalah sebuah elemen yang dibutuhkan dalam dunia sepak bola. Ia menyebut dengan adanya perasaan takut gagal, membuat sebuah tim bisa memberikan yang terbaik di atas lapangan.

"Malam terbaik saya di klub ini adalah Final Liga Champions 1999 yang bisa diraih dengan kerja keras. Untuk mendapatkan kesempatan itu, kami nyari sekali gagal, dan rasa takut untuk gagal itu membantu kami keluar dari zona nyaman kami," ujar Solskjaer.

"Saya pribadi senang pihak klub mengakui kesalahan mereka bahwa Liga Super Eropa ini adalah ide yang buruk," lanjutnya.

Manchester United akan bersiap memainkan laga pekan ke-33 Premier League. Mereka akan berhadapan dengan Leeds United di Elland Road, Minggu (25/4/2021).

Sumber: Manchester Evening News

Disadur dari: Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 23/4/2021)

3 dari 3 halaman

Posisi Manchester United Saat Ini

Berita Terkait