Jadi Ketua Umum KOI, Ini 2 Fokus Utama Erick Thohir

Oleh Diya Farida pada 01 Nov 2015, 08:46 WIB
Diperbarui 01 Nov 2015, 08:46 WIB
Erick Thohir
Presiden Inter Milan, Erick Thohir, terpilih sebagai Ketua Umum KOI periode 2015-2019, dalam kongres di Hotel Sheraton, Jakarta, Sabtu (31/10/2015). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Setelah terpilih menjadi Ketua Umum Komite Olimpiade (KOI) periode 2015-2019, Erick Thohir, mengaku mempunyai dua perhatian utama. Konsentrasinya bakal tertuju ke event Olimpiade 2016 Rio de Janeiro dan Asian Games 2018 di Indonesia.

"Khusus untuk Olimpiade, saya mengakui pernah gagal saat menjadi CdM (Chef de Mission). Untuk itu, saya tidak mau gagal lagi," tutur Erick kepada media setelah terpilih sebagai Ketua Umum KOI periode 2015-2019 di Ballroom Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, Minggu (1/11/2015) dini hari WIB.

Guna memenuhi target-targetnya tersebut, Erick mengatakan segera memulai pekerjaannya sebagai Ketua Umum KOI dengan menggelar rapat koordinasi bersama Komite Eksekutif (KE) pada pekan depan. Rencananya, dalam rapat koordinasi itu, Erick membahas persiapan Indonesia menghadapi Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

"Hal pertama yang harus ditentukan ialah penunjukkan CdM. Karena menurut saya, idealnya posisi ini sudah ditentukan 2 tahun sebelum event digelar. Pokoknya semua KE harus kerja," kata Erick.

Presiden Inter Milan tersebut resmi terpilih sebagai Ketua Umum KOI setelah mengantongi 31 suara dalam pemilihan. Dia unggul 4 suara atas pesaingnya, E. F. Hamidy yang mengantongi 27 suara. Dia akan didampingi Ketua KONI Sumatra Selatan, Muddai Madang, yang terpilih sebagai wakil ketua umum.