Menpora Tetap Berharap Sekolah Libur saat Asian Games 2018

Oleh Yus Mei Sawitri pada 21 Mei 2018, 22:45 WIB
Menpora Imam Nahrawi, Bola.com

Bola.com, Jakarta Tarik ulur kebijakan meliburkan anak-anak sekolah saat perhelatan Asian Games 2018 masih terjadi. Saat ini, masih terjadi perbedaan pendapat antara pemerintah pusat dan pemprov DKI Jakarta. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, tetap berharap kebijakan libur sekolah bisa ditetapkan saat Asian Games 2018. 

Beberapa waktu lalu Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengatakan ingin sekolah-sekolah meliburkan siswanya saat Asian Games, pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Menurut JK, langkah itu untuk memberi kesempatan bagi siswa untuk menyaksikan Asian Games.

Kebijakan meliburkan anak-anak sekolah juga diharapkan bisa mengurangi kemacetan saat Asian Games. Namun, Pemprov DKI Jakarta punya pendapat berbeda. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memilih sekolah tetap masuk seperti biasa.

Namun, menurut Anies jam masuknya disesuaikan. Anak SD masuk pukul 06.30 WIB dan pulang pukul 12.00 WIB, sedangkan siswa SMP pulang pukul 14.00. Setelah itu, siswa diarahkan untuk menyaksikan Asian Games. 

Bagaimana tanggapan Menpora mengenai tarik ulur tersebut? 

"Pemerintah pusat pada dasarnya menyerahkan keputusan ini kepada pemerintah daerah. Namun, sejak awal kami berharap ada libur sekolah, sehingga anak-anak bisa menjadi suporter dan memberikan dukungan kepada atlet di venue," kata Menpora, dalam diskusi Asian Games 2018 di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (21/5/2018). 

"Ada edukasi langsung jika anak-anak sekolah menyaksikan pertandingan Asian Games 2018. Mereka bisa menyaksikan beratnya perjuangan atlet, bagaimana atlet-atlet tersebut bisa menjadi spirit besar bagi anak-anak," sambung Imam.