Superstar Asian Games 2018: Srikanth Nammalwar Kidambi, Jagoan Bulutangkis asal India

Oleh Ario Yosia pada 02 Jul 2018, 09:00 WIB
Srikanth Kidambi

Bola.com, Jakarta - Perlahan India jadi kekuatan menakutkan di persaingan elite bulutangkis dunia. Di negara bekas jajahan Inggris tersebut beberapa tahun terakhir memunculkan sosok-sosok pengganggu dominasi China, Indonesia, dan Korea Selatan. Salah satunya Srikanth Nammalwar Kidambi.

Srikanth Nammalwar Kidambi lahir dari keluarga bulutangkis. Kakak Srikanth yang berusia dua tahun lebih tua, yakni Nandagopal Kidambi, juga merupakan seorang pemain bulu tangkis putra.

Pebulutangkis kelahiran Andhra Prades pada 7 Februari 1993 itu berlatih di Gopichand Badminton Academy, Hyderabad dan pada April 2018, ia sempat berada di peringkat satu pada rangking pemain bulu tangkis putra dunia selama sepekan.

Prestasinya yang gemilang pun membuat Srikant mendapatkan gelar Padma Shri, yakni gelar tertinggi keempat bagi penduduk sipil India.

Pada 2011, Srikanth turun dalam kejuaraan Commonwealth Youth Games di Isle of Man, Inggris, di mana ia sukses merebut medali perak pada kategori ganda campuran dan perunggu pada kategori ganda pria.

Pada 2014, ia pun menjadi runner-up dalam India Open Grand Prix Gold 2014 di Lucknow dan merupakan salah satu anggota dari kontingen India yang masuk babak semifinal di kategori campuran dalam Commonwealth Games 2014 di Glasgow.

Pada tahun yang sama di bulan November, Srikanth pun menjadi pusat perhatian usai melakukan gebrakan di China Open Super Series Premier 2014, di mana ia mengalahkan lima kali juara dunia sekaligus dua kali juara Olimpiade, Lin Dan dalam dua set beruntun. Srikanth juga menjadi pebulu tangkis India pertama yang menjuarai kategori pria di Super Series Premier.

Sumber: Bola.net

2 of 3

Melesat di Asian Games

Pada South Asian Games 2016, Srikanth pun mencuri perhatian dengan merebut dua medali emas dari kategori ganda putra dan tunggal putra. Pada tahun yang sama, ia turun di Olimpiade Brasil saat berada di peringkat 11 dunia. Ia berhasil masuk perempat final, namun dikalahkan Lin Dan.

Pada tahun 2017, Srikanth menjuarai Indonesia Super Series, mengalahkan pebulu tangkis Jepang Kazumasa Sakai dan menjadi pebulu tangkis pertama yang sukses melakukannya.

Selanjutnya, ia memenangkan Australian Super Series dan menjadi pebulu tangkis India pertama yang sukses memasuki babak final Super Series tiga kali secara beruntun.

Tak sampai di situ, Srikanth kembali menggila di Super Series berikutnya yang digelar di Denmark. Usai mengalahkan pebulu tangkis Korea Selatan, Lee Hyun-il, ia menjadi pebulu tangkis keempat dalam sejarah yang mampu memenangi empat Super Series dalam satu tahun, menyamai rekor Lee Chong Wei, Lin Dan dan Chen Long. Berkat prestasi ini, ia naik ke peringkat dua dunia.

Srikanth memulai 2018 dengan turun di ajang India Open. Ia dikalahkan oleh pebulu tangkis Malaysia, Iskandar Zulkarnain Zainuddin di putaran kedua.

Ia juga kalah di tangan Huang Yuxiang dalam putaran kedua All England Open 2018.Srikanth pun kembali meraih kesuksesan di Commonwealth Games di Gold Coast, Australia, di mana ia meraih medali emas di event tim campuran dan medali perak di kategori tunggal. Hasil inilah yang membuatnya naik ke peringkat pertama dunia.

3 of 3

Jejak Prestasi

Super Series Premier 2014 (China Open): Emas (tunggal putra)

Super Series 2015 (India Open): Emas (tunggal putra)

South Asian Games 2016 (India): Emas (tunggal putra)

Super Series 2017 (Singapore Open): Perak (tunggal putra)

Super Series Premier 2017 (Indonesia Open): Emas (tunggal putra)

Super Series 2017 (Australian Open): Emas (tunggal putra)

Super Series Premier 2017 (Denmark Open): Emas (tunggal putra)

Super Series 2017 (French Open): Emas (tunggal putra)

Commonwealth Games 2018 (Gold Coast): Perak (tunggal)

Lanjutkan Membaca ↓