Mengintip Kantin Spesial Asian Games 2018 di Area Senayan

Oleh Ario Yosia pada 10 Agu 2018, 17:15 WIB
Kantin Asian Games 2018

Bola.com, Jakarta - Area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dibuat seteril saat pelaksanaan Asian Games 2018. Tak bisa sembarang orang masuk ke area yang akan menjadi sentral pertandingan-pertandingan berbagai cabang olahraga antarnegara Asia.

Selain peruntukan buat menggelar event-event olahraga, SUGBK selama ini kerap dipakai warga ibu kota buat bertamasya kota. Bukan pemandangan yang aneh melihat orang seliweran jalan-jalan atau olahraga santai di area sekitar Senayan.

Pekonomian rakyat ikut menggeliat di area SUGBK. Banyak pedagang kaki lima di seantero venue olahraga terbesar di Tanah Air tersebut. Mulai dari tukang penjualan minuman, rokok, cemilan, hingga stan dadakan penjual makanan menjamur di SUGBK.

Hanya keramaian itu hilang saat penyelenggaraan Asian Games 2018. Efeknya mulai terasa sepekan terakhir jelang pembukaan. Sulit mencari pedagang kaki lima di SUGBK.

Jurnalis olahraga yang terbiasa beredar di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno ikut merasakan dampaknya.

Akan tetapi tidak pekerja media atau nantinya penonton ajang Asian Games 2018 tak perlu khawatir. Inasgoc bekerja sama dengan pengelola SUGBK menyiapkan stan-stan khusus yang menjajakan makanan dan minuman.

Salah satunya terletak di sebelah Gedung Jakarta Convention Center (JCC). Sebuah kantin didirikan berdampingan dengan venue cabor Rugby.

Keberadaan kantin ini menolong para jurnalis yang kesulitan mencari makanan dan minuman di area media center yang ada di JCC. Bola.com sempat mengunjungi kantin yang satu ini pada Kamis (9/8/2018) sore jelang malam.

Untuk bisa memesan makanan dan minuman di barisan stan dalam kantin pengunjung menggunakan kartu isi ulang.

Kantin masih terlihat sepi karena pertandingan berbagai cabang olahraga belum dimulai. Yang singgah selain jurnalis lokal juga asing yang sedang mengurus akreditasi dan mengecek kesiapan media center.

Bicara harga, rata-rata makanan dan minuman yang dijajakan relatif murah. Pengujung cukup merogoh kocek tiga puluh hingga lima puluh ribu rupiah untuk bisa menyantap makanan lezat plus minuman segar.