Lika-Liku Perjalanan Karier Pevoli Cantik Indonesia: Pungky Afreicia

Oleh Gilar Ramdhani pada 20 Agu 2018, 11:02 WIB
Diperbarui 22 Agu 2018, 10:16 WIB
Lika-Liku Perjalanan Karier Pevoli Cantik Pungky Afreicia

Jakarta - Para pecinta voli Indonesia pasti tak asing dengan wajah dara cantik kelahiran 24 tahun silam, ya Pungky Afreicia selalu jadi pusat perhatian tiap kali timnya berlaga. Tak heran di samping parasnya yang cantik, kepiawaiannya dalam mengolah bola voli pun tak perlu diragukan lagi.

Perjalanannya sampai menjadi atlet seperti sekarang juga menarik untuk disimak. Awalnya Pungky menekuni voli sejak masih di bangku SD dan karena dianggap memiliki bakat oleh gurunya, Pungky kecil akhirnya dimasukkan ke dalam ekstrakurikuler bola voli.

Bakat Pungky ternyata menurun dari sang Ibunda yang juga merupakan atlet voli walaupun memang tidak sampai tingkat nasional. Memiliki Ibu seorang atlet voli bukan berarti ia mudah mendapat persetujuan dari sang Ayah. Ayah Pungky sempat tidak menyetujui pilihan sang ayah karena khawatir terhadap kesehatan putri tercinta, karena ia melihat olahraga voli identik dengan kegiatan fisik yang kerap jatuh bangun.

Meskipun begitu, lambat laun sang ayah akhirnya memberikan izin penuh karena melihat bakat putrinya yang kian menanjak. Berbagai klub voli ternama pernah ia bela, sebut saja Valeria Papua Barat dan Jakarta Electric PLN.

Pungky optimis timnas voli wanita Indonesia dapat mendulang hasil positif karena bermain di kandang sendiri dengan dukungan masyarakat Indonesia. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berbondong-bondong datang mendukung timnas.

Karena semangatnya itulah Pungky didapuk menjadi satu dari enam atlet dari cabang olahraga di acara penandatanganan kerja sama antara perusahaan asuransi AXA Mandiri Financial Service dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Dalam kerja sama tersebut AXA Mandiri berkomitmen memberikan perlindungan jiwa dan kesehatan bagi seluruh atlet dan ofisial Tim Indonesia.

Tak hanya itu, AXA Mandiri juga berkomitmen bagi atlet yang meraih medali emas akan juga akan mendapat tambahan manfaat asuransi jiwa senilai Rp 1 miliar. Melihat komitmen perlindungan atlet dari AXA Mandiri Pungky yakin kawan-kawan di Timnas nantinya dapat mengeluarkan hasil optimal. 

 

(Adv)