Beraksi Meledek Li / Liu, Ini Penjelasan Kevin Sanjaya

Oleh Yus Mei Sawitri pada 22 Agu 2018, 21:03 WIB
Diperbarui 24 Agu 2018, 20:16 WIB
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Bola.com, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, menunaikan tugas dengan sempurna saat mengalahkan pasangan China, Li Junhui/Liu Yuchen, 21-17, 21-18 pada final bulutangkis beregu Asian Games 2018 di Istora Senayan, Rabu (23/8/2018). Namun, setelah itu ada insiden kecil, tepat selepas laga. 

Kevin tampak menunjukkan gesture meledek Li/Liu, dengan menempelkan tangan di bawah telinganya, seperti memberi isyarat tak mendengar ucapan lawan, tepat di depan net sambil menghadap pasangan China.

Saat ditanya tentang insiden itu oleh junrnalis setelah laga, Kevin menjawab dengan santai,. 

"Dia selalu teriak-teriak dan melihat saya. Jadi maksudnya apa, makanya mau mendengarkan lagi apa yang mereka katakan," ujar Kevin. 

Pemain asal Banyuwangi itu mengaku tak berusaha memprovokasi Li/Liu.  "Saya tidak memancing-mancing. Cuma mereka teriak-teriak ke depan muka saya. Teriaknya nyolot," sambung Kevin. 

Tapi, Kevin mengatakan insiden berakhir dengan baik. Dia mengaku tetap berjabat tangan dengan Li/Liu. 

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, berhasil membuat kedudukan final bulutangkis beregu putra Asian Games 2018 untuk sementara menjadi sama kuat 1-1.

Sebelumnya, Indonesia tertinggal setelah Anthony Sinisuka Ginting tak bisa merampungkan pertandingan melawan Shi Yuqi karena mengalami masalah pada kakinya.