2 Ganda Putra Indonesia Tembus Final, Sang Pelatih Pilih Nonton di Tribune

Oleh Muhammad Ivan Rida pada 27 Agu 2018, 20:10 WIB
Diperbarui 27 Agu 2018, 20:10 WIB
Herry Iman Pierngadi, Pelatih Ganda Putra Indonesia, Bulutangkis
Herry Iman Pierngadi, Pelatih Ganda Putra Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengatakan akan menonton di tribune penonton saat anak-anak asuhnya, yakni pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Alfian/Muhammad Rian Ardianto, saling jegal pada laga final nomor ganda putra Asian Games 2018, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Kevin/Marcus lolos ke final setelah mengalahkan pasangan Chinese Taipei, Lee Jhehuei/Lee Yang, secara rubber game dengan skor 21-15, 20-22, dan 21-12.

The Minions menyusul Fajar/Rian yang juga lolos ke final karena mendepak unggulan kedua asal China, yaitu Li Jinhui/Liu Yuchen lewat skor 21-14, 19-21, serta 21-13.

"Mereka sama-sama anak buah saya. Saya rasa tidak perlu ada di bawah. Saya hanya ingin menikmati pertandingan dari atas (tribune penonton) sambil ngopi," kata Heri disambut gelak tawa parak awak media, pada sesi konferensi pers. 

Pria yang kerap disapa Koh Herry itu bakal tetap melakukan pembenahan meski para anak asuhnya berhasil melaju ke final. Langkah itu penting diterapkan agar para pebulutangkis Indonesia selalu tampil gemilang. 

"Akan tetapi, seperti biasa apapun hasil dan pertandingannya akan ada evaluasi. Setelah Asian Games 2018 kami masih memiliki banyak turnamen seperti Olimpiade di Jepang nanti," ujar Herry.