Sabet Perak Asian Games, Zohri Langsung Pulang Kampung

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 31 Agu 2018, 05:10 WIB
Diperbarui 31 Agu 2018, 05:10 WIB
Atletik : Lalu Muhammad Zohri
Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, saat berlaga pada nomor 100 meter Asian Games di SUGBK, Jakarta, Minggu (26/8/2018). Lalu Zohri finish di urutan ke tujuh dengan catatan waktu 10,20 detik. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Pelari andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, ingin segera bertemu keluarga setelah mempersembahkan medali perak Asian Games 2018. Atlet 18 tahun itu langsung pulang ke kampung halamannya di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Jumat (31/8/2018) pagi. 

Indonesia meraih perak Asian Games 2018 dari cabang atletik nomor lari estafet 4x100 meter putra. Kuarter pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, Fadlin, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara, finis dengan catatan waktu 38,77 detik.

Medali tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjuangan Zohri di Asian Games 2018. Dia mengaku ingin langsung pulang ke Lombok pada Jumat (31/8/2018) atau tak sampai 24 jam setelah meraih medali perak.

"Saya langsung pulang besok (Jumat) ke Lombok. Naik penerbangan pertama ke sana," kata Zohri.

Zohri sudah lama tak pulang ke Lombok, tepatnya setelah mengikuti persiapan Asian Games 2018. Rasa rindunya kepada keluarga membuncah, apalagi saat ini keluarganya sedang mengungsi karena gempa yang mengguncang Lombok Utara beberapa waktu lalu.

Zohri mengaku kabar terkait gempa itu sempat membuat konsentrasinya terpecah. Namun, keluarganya yang berada di pengungsian mampu menguatkan, sehingga dia bisa fokus berjuang di Asian Games 2018.

"Saya memang sedikit terganggu dengan berita itu. Kepikiran juga, sekarang keluarga masih mengungsi di gunung. Namun, mereka meyakinkan saya baik-baik saja dan agar fokus saja ke Asian Games 2018," ucap Lalu Muhammad Zohri.