INAPGOC Terus Promosikan Asian Para Games 2018

Oleh Erwin Snaz pada 23 Des 2017, 21:59 WIB
Diperbarui 01 Okt 2018, 16:12 WIB
Asian Para Games 2018

Bola.com, Bandung - Indonesia terus melakukan pembenahan dalam rangka persiapan menjadi tuan rumah Asian Para Games (APG) 2018. Saat ini venue-venue yang dipersiapkan sudah 80 persen siap digunakan.

APG 2018  bakal diikuti sekitar 3.000 atlet penyandang disabilitas dan ofisial dari 43 negara anggota Asian Paralympic Committee. Ajang ini akan berlangsung pada 6-13 Oktober 2018.

"Cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Asian Para Games 2018 nanti berjumlah 18 cabor dengan 582 nomor pertandingan yang akan dilagakan selama delapan hari," kata Ketua Panitia APG 2018 Nur Cahyadi dalam rangka sosialisasi APG 2018, di TSM Bandung, Sabtu (23/12/2017).

Cahyadi mengatakan, Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) sudah melakukan beberapa tahap persiapan untuk APG 2018 nanti. "Persiapan juga termasuk di antaranya melakukan sosialisasi karena selama ini kebanyakan yang tahu itu Indonesia akan jadi tuan rumah Asian Games 2018. Padahal setelah itu Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Para Games, karena itu kami di Bandung melakukan sosialisasi awal dan akan dilakukan pada 20 titik di 16 kota di Indonesia," ujar Cahyadi.

Cahyadi berharap dengan adanya sosialisasi APG 2018 ini, pengetahuan masyarakat tentang APG semakin tinggi dan tertarik untuk mengapresiasi. Dia juga punya misi agar masyakat tertarik untuk menyaksikan langsung maupun tidak langsung terhadap APG 2018 nanti.

"Indonesia merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang terpilih untuk menyeIenggarakan Asian Para Games dan kesempatan ini menjadi salah satu implementasi dari Undang-undang No. 8 Tahun 2016 mengenai Penyandang Disabilitas," paparnya.

Tahapan persiapan yang saat ini tengah berlangsung adalah perbaikan fasilitas olahraga dan asrama atlet untuk Asian Para Games (APG) yang berada di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. "Kami juga merenovasi setiap kebutuhan pertandingan yang menyesuaikan dengan kebutuhan para atIet, seperti kamar mandi mudah diakses oIeh kursi roda dan renovasi lainnnya," ungkap Cahyadi mengakhiri.