Asian Para Games 2018: Indonesia Raih Emas ke-34 dari Cabor Bulutangkis

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 13 Okt 2018, 11:11 WIB
Diperbarui 13 Okt 2018, 11:16 WIB
banner Asian Para games 2018

Jakarta Atlet para badminton Indonesia, Dheva Anrimusthi, berhasil menyumbang emas di Asian Para Games 2018. Di final tunggal putra SU5 Dheva kalahkan rekan senegaranya Suryo Nugroho dua set langsung 22-20, 21-13, Sabtu (13/10/2018).

Ini adalah emas ke-34 bagi Indonesia di Asian Para Games 2018. Indonesia saat ini masih berada di posisi ke-enam klasemen sementara perolehan medali.

Sebelumnya, Fredy Setiawan gagal sumbang medali emas di cabang bulutangkis Asian Para Games 2018. Di final tunggal putra SL4, Fredy kalah tiga set dari wakil India, Tarun 21-10, 13-21 dan 19-21.

Bulutangkis Indonesia berpeluang menambah medali emas pada penyelenggaraan hari pamungkas ajang multicabang penyandang disabilitas se-Asia tersebut.

Grab selaku official mobile platform partner juga mendukung Asian Para Games 2018

2 of 2

Tambah Medali

Medali Pertama Asian Para Games 2018
Aksi Fredy Setiawan atlet bulutangkis Indonesia di Asian Paragames 2018 di Istora Senayan, Minggu (7/10/2018). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Dheva Anrimusthi dan Suryo Nugroho kembali akan bertemu di partai pamungkas ganda putra SU5. Dheva akan berpasangan dengan Hafizh Briliansyah Prawiranegara, sedangkan Suryo didampingi Oddie Kurnia Dwi Listyanto.

Selanjutnya, Leani Ratri Oktila, yang Jumat (12/10) kemarin merebut medali emas ganda putri SL3-SU5 bersama Khalimatus Sadiyah Sukohandoko, berkesempatan untuk menambah raihan medali emasnya saat melakoni pertandingan final ganda campuran SL3-SU5 berpasangan dengan Hary Susanto melawan pasangan Thailand, Siripong Teamarrom/Nipada Saensupa.

 

Lanjutkan Membaca ↓