Pesepak Bola Honduras Tewas Setelah Ditembak 18 Kali

Oleh Ary Wibowo pada 12 Des 2015, 01:46 WIB
Diperbarui 12 Des 2015, 01:46 WIB
Arnold Peralta
Korban penembakan Arnold Peralta saat memperkuat Honduras di San Pedro Sula, Honduras 16 Oktober 2012. Jenazah pria 26 tahun itu ditemukan disebuah lapangan parkir mobil pusat perbelanjaan di kampung halamannya La Ceiba. (AFP/Orlando Sierra)

Bola.com, La Ceiba - Hasil otopsi menunjukkan, pesepak bola internasional Honduras, Arnold Peralta (28), yang tewas di La Ceiba, Kepulauan Karibia, Kamis (10/12/2015), ditembak 18 kali oleh pelaku yang diduga ingin merampoknya.

"Peralta dengan kejam diserang dan dia meninggal dengan beberapa luka tembak di tengkorak kepala, wajah, serta dada. Ada sekitar 18 luka tembakan," demikian pernyataan resmi Kepolisian La Ceiba seperti dilansir Fox Sports, Jumat (11/12/2015). 

Menurut Harian El Heraldo, Peralta mengunjungi salah satu pasar swalayan di La Ceiba untuk membeli baju putrinya yang baru berumur tiga bulan bersama sang istri, Vanessa. Namun, saat berada di area parkir, pemain berusia 26 tahun itu diserang sekelompok orang bersenjata. 

Hingga kini, Kepolisian La Ceiba dikabarkan masih mencari pelaku penembakan. Juru bicara kepolisian Honduras, Leonel Sauceda, kepada BBC, mengungkapkan, motif tewasnya Peralta terkait dengan kasus perampokan.

Peralta merupakan pemain klub sepak bola Honduras, Olimpia. Sebelumnya, ia sempat meniti karier bersama klub besar Skotlandia, Rangers FC, pada 2013-2015.

Bersama tim nasional Honduras, Peralta telah tampil sebanyak 26 pertandingan. Pemain yang biasa beroperasi sebagai bek kanan itu pernah membela Honduras U-23 pada ajang Olimpiade London 2012.

Sumber: Fox Sports, Daily Mail, BBC

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Jejak Karier Andrea Pirlo di Juventus