4 Calon Bintang Sepak Bola di Olimpiade Rio 2016

Oleh Arinaldo Habib Pratama pada 30 Jul 2016, 09:32 WIB
Diperbarui 30 Jul 2016, 09:32 WIB
Olimpiade Rio 2016
Sejumlah pesepak bola muda berbakat biasanya lahir di ajang Olimpiade.

Bola.com - Cabang olahraga sepak bola di Olimpiade Rio 2016 merupakan saat yang tepat untuk menyaksikan bibit muda pemain masa depan. Sebab, sepak bola di Olimpiade mengharuskan hanya tim U-20 yang bertanding.

Pertandingan pertama akan dimulai pada 4 Agustus 2016. Negara-negara yang turut bertanding di cabang sepak bola akan terbagi dalam empat grup.

Grup A akan terdiri dari Brasil, Afrika Selatan, Irak, dan Denmark. Grup B terdiri dari Swedia, Kolombia, Nigeria dan Jepang. Grup C dihuni Fiji, Korea Selatan, Meksiko, dan Jerman. Grup terakhir, Grup D diisi Honduras, Aljazair, Portugal, dan Argentina.

Yang paling menarik dari Olimpiade kali ini adalah para penonton akan banyak menemukan wajah-wajah baru dalam pertandingan, disamping nama-nama yang sudah akrab seperti Neymar yang sudah memastikan diri akan ikut tampil bersama timnas Brasil.

Berikut ini Bola.com paparkan 5 calon bintang pada cabang sepak bola di Olimpiade Rio:

2 dari 5 halaman

1

Gabriel Jesus
Gabriel Jesus (AFP/VANDERLEI ALMEIDA)

- Gabriel Jesus (Brasil)

Pemain yang tengah diincar oleh Manchester City dan Barcelona ini adalah bagian penting dari upaya Palmeiras, klub Liga Brasil yang dibelanya saat ini, untuk menduduki posisi pertama liga musim 2016. Dia berhasil mencetak 26 gol dari 67 penampilan bersama Palmeiras dalam dua musim terakhir.

Performanya yang gemilang membuat Gabriel dinobatkan sebagai pemain pendatang terbaik Liga Brasil tahun 2015.

Performanya bersama Palmeiras juga sama kinclongnya ketika membela timnas Brasil. Dia berhasil mengantarkan A Selecao menduduki posisi runner-up Piala Dunia U-20 tahun 2015 di Selandia Baru.

3 dari 5 halaman

2

Takuma Asano
Takuma Asano (AFP/Jiji Press)

- Takuma Asano (Jepang)

Rekrutan baru Arsenal, sekaligus pemain ketiga asal Jepang di Arsenal setelah Junichi Inamoto dan Ryo Miyaichi ini adalah primadona bagi tim yang dia bela sebelumnya, Sanfrecce Hiroshima. Dia mengantarkan klub tersebut menjuarai dua gelar liga, tiga Piala Super Jepang dan dinobatkan sebagai Rookie of the Year J-League pada 2015.

Dia juga membawa negaranya menjuarai Piala AFC U-23 pada tahun ini. Unggul dalam akselerasi ketika berlari membuat Wenger kepincut untuk merekrutnya.

Asano mampu mencapai jarak 50 meter hanya dalam waktu 5,9 detik. Wenger juga memiliki pemain dengan karakter yang sama, yakni Theo Walcott yang dikenal gesit dan mampu menempuh jarak 40 meter dalam waktu 4,42 detik saja.

Tampil dalam 60 pertandingan bersama Sanfrecce, Asano sudah mencetak 14 gol dalam kurun waktu 2013 hingga 2016.

4 dari 5 halaman

3

Tottenham Hotspur vs FK Qarabag
Ekspresi Son Heung-Min setelah mencetak gol ke gawang FK Qarabag di laga Grup J Liga Europa di Stadion White Hart Lane, London, Inggris, Jumat (18/9/2015) dini hari WIB. (Reuters/Dylan Martinez)

- Son Heung-min (Korea Selatan)

Ujung tombak Tottenham Hotspur asal Korsel ini ternyata juga sempat menjadi bintang timnas senior. Heung-min berhasil membawa Korea Selatan menjadi runner Piala AFC 2015.

Dia mampu mencetak dua gol pada perempat final, saat mengalahkan Uzbekistan pada pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 tersebut.

Son Heung-min juga menjadi pemain Asia termahal dengan banderol 30 juta euro (Rp 439 miliar) saat ditebus Tottenham dari Bayer Leverkusen pada 28 Agustus 2015. Sebelumnya, pemain Asia dengan transfer termahal dipegang oleh Hidetoshi Nakata dari AS Roma ke Parma dengan banderol 25 juta euro (Rp 366 miliar) pada 2001.

5 dari 5 halaman

4

Angel Correa
Angel Correa

- Angel Correa (Argentina)

Pemain 21 tahun ini sempat mengalami tumor hati sebelum bergabung ke Atletico Madrid. Namun, Correa berhasil mematahkan keraguan setelah resmi membela Atletico sejak 27 Mei 2014. Pada musim 2015-2016, Correa berhasil mencetak lima gol dan empat assist dalam 26 penampilan.

Berkat performa apiknya bersama Los Rojiblancos, Correa mendapat panggilan membela timnas senior Argentina dalam laga persahabatan kontra Bolivia, 4 September 2015.

Masuk sebagai pemain pengganti, Angel Correa berhasil mencetak satu gol dan turut membawa Tim Tango menang 7-0 atas Bolivia. Kini bersama beberapa pemain muda lainnya, Correa diharapkan bisa mengantarkan Argentina meraih medali emas Olimpiade 2016.

Sumber: Berbagai Sumber

Lanjutkan Membaca ↓