Prediksi Brasil Vs Afrika Selatan: Rasa Penasaran Neymar

Oleh Nurfahmi Budi pada 04 Agu 2016, 07:00 WIB
Diperbarui 04 Agu 2016, 07:00 WIB
Neymar
Ekspresi Neymar saat membela Brasil kontra Jepang pada laga persahabatan jelang Olimpiade Rio da Janeiro, di Stadion Serra Dourada, Goiania, Brasil (30/7/2016). Neymar akan memimpin rekan-rekannya bersua Afrika Selatan pada laga perdana Olimpiade Rio 2016. (EPA/Fernando Bizerra)

Live On
SCTV
Jumat (5/8/2016)
Pukul 02.00 WIB

Brasil mengawali ambisi merebut medali emas Olimpiade Rio da Janeiro 2016 kala 'menjamu' Afrika Selatan (Afsel), di Stadion Mané Garrincha, kota Brasilia, Kamis (4/8/2016) atau Jumat (5/8/2016) dini hari WIB. Partai ini menjadi ajang bagi Neymar untuk mengobati rasa penasaran.

Pada partai pembuka Grup A tersebut, Neymar sudah mengutarakan niat untuk membawa negaranya meraih medali emas. Maklum, rasa penasaran bomber asal klub Barcelona tersebut berlatar kegagalan membawa Tim Samba berjaya di Piala Dunia 2014.

Tak hanya itu, ambisi Neymar juga berdasar fakta kalau Brasil belum pernah merengkuh takhta tertinggi pada cabang sepak bola Olimpiade. Medali emas pesta olah raga multicabang tersebut menjadi satu-satunya yang urung mendarat di negeri latin tersebut.

Sepanjang sejarah partisipasi di arena Olimpiade, Brasil hanya sanggup mengoleksi tiga medali perak, termasuk di London empat tahun silam. Saat itu, Neymar harus mengakui keunggulan Meksiko. Mereka juga mendapatkan koleksi dua medali perunggu.

Gagal pada perhelatan Piala Dunia 2014 saat menjadi tuan rumah, lalu tak bisa mendapatkan medali emas empat tahun silam, menjadi alasan utama bagi Neymar untuk bermain maksimal. "Semua pasti tak ingin mengecewakan masyarakat, yang mungkin masih terkena trauma kegagalan dua tahun lalu. Tapi sekarang berbeda, karena kami lebih siap," tegas Neymar, di A Bola, Rabu (3/8/2016).

Pelatih Brasil, Rogério Micale sadar kehadiran Neymar bakal meningkatkan kepercayaan diri anak asuhnya. Ia berharap tak ada masalah dengan sang kapten di tengah turnamen. "Neymar akan membuat permainan kami semakin hidup, dan itu membuat seluruh skuat yakin menang atas Afsel," ucap sang entrenador.

Rasa percaya diri skuat tuan rumah juga berasal dari pertemuan terakhir mereka dengan Afsel. Pada medio Maret 2016 silam, Brasil menggulung wakil benua Afrika tersebut dengan skor 3-1. Rodrigo Caio membuka gol pada menit ke-15 melalui sundulan. Lima menit berselang, giliran gelandang serang Felipe Anderson mengoyak jala lawan.

Dominasi Brasil berujung gol ketiga pada menit ke-73 via aksi Andreas Pereira. Sebelumnya, pada menit ke-66, Afsel mendapatkan gol hiburan melalui striker yang berkarier di Ligue 1 Prancis, Lebo Mothiba.

Modal lain, corak permainan Brasil semakin kokoh. Pada partai persahabatan terakhir versus Jepang, akhir pekan lalu, mereka menekuk Jepang 2-0. Sepasang gol lahir dari Gabriel dan Marquinhos.

2 dari 3 halaman

Ancaman Afrika Selatan

Hasil itu pula yang membuat Brasil memiliki kans besar menekuk Afsel, meski harus tetap waspada. Apalagi tim tamu juga membawa kemenangan 4-0, saat uji coba terakhir kontra tim kepolisian daerah Brasilia.

Sosok Keegan Dolly menjadi persona paling berbahaya dari Afsel. Ia membawa klubnya, Mamelodi Sundowns menjadi jawara Liga Afsel. Selain itu, timnya juga berhasil menapak fase semi final Liga Champions Afrika.

Dolly sendiri baru bergabung pada akhir pekan lalu. "Dia elemen penting bagi tim setelah kami kehilangan Phakamani Mahlambi. Kami berusaha tampil dengan pola serangan balik, dan itu bersumbu pada Dolly," papar Owen Da Gama, Pelatih Afsel.

Keberadaan Dolly setidaknya bisa mengangkat penampilan bomber Tashreeq Morris, Gift Motupa, Menzi Masuku dan Mngonyama. Ia bisa menjadi rantai pertama untuk memutus pergerakan Gabriel Jesus, Neymar dan Felipe Anderson, yang menjadi pendukung utama pergerakan bomber Gabriel.

Da Gama menganggap status underdog akan memudahkan anak asuhnya berkreasi di lapangan. Apalagi tekanan terhadap armada tuan rumah bakal besar. "Kami akan memanfaatkan celah itu," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Prakiraan Susunan Pemain

Prakiraan Susunan Pemain
Brasil (4-2-3-1): Uilson; Zeca. Marquinhos, Caio, Santos; Rafinha, Maia; Gabigol, Anderson, Neymar; Gabriel

Afsel (4-2-3-1): Itumeleng Khune; Rivaldo Coetzee, Eric Mathoho, Mngonyama, Abbubaker Mobara; Menzi Masuku, Gift Motupa, Keagan Dolly; Tashreeq Morris

5 Partai Terakhir Brasil
4/8/2012 Brasil 3-2 Honduras (Olimpiade)
8/8/2012 Korsel 0-3 Brasil (Olimpiade)
11/8/2012 Brasil 1-2 Meksiko (Olimpiade)
14/10/2014 Brasil 3-0 AS (Persahabatan)
9/9/2015 Prancis 2-1 Brasil (Persahabatan)
28/3/2016 Brasil 3-1 Afsel (Persahabatan)
31/7/2016 Brasil 2-0 Jepang (Persahabatan)

7 Partai Terakhir Afsel
7/9/2015 Tunisia 2-1 Afsel (Persahabatan)
28/11/2015 Senegal 3-1 Afsel (Piala Afrika U-23)
1/12/2015 Afsel 3-2 Zambia (Piala Afrika U-23)
5/12/2015 Afsel 1-0 Tunisia (Piala Afrika U-23)
10/12/2015 Aljazair 2-0 Afsel (Piala Afrika U-23)
12/12/2015 Senegal 0-0 Afsel (Piala Afrika U-23)
28/3/2016 Brasil 3-1 Afsel (Persahabatan)

Presentase Bola.com:

Brasil 55-45 Afrika Selatan

Sumber: Berbagai sumber

Lanjutkan Membaca ↓