Prediksi Kekuatan Grup D Sepak Bola Olimpiade Rio 2016

Oleh Nurfahmi Budi pada 04 Agu 2016, 21:55 WIB
Diperbarui 04 Agu 2016, 21:55 WIB
Sepak bola Rio
Sepak Bola adalah salah satu cabang bergengsi dalam Olimpiade Rio 2016

Bola.com, Rio de Janeiro - Grup ini identik dengan persaingan Portugal dan Argentina. Namun salah besar jika dua raksasa dunia tersebut mengendurkan perhatian pada Honduras dan Aljazair. Dua nama terakhir memiliki banyak kejutan. Simak prediksi Grup D berikut ini.

1. Honduras

Honduras datang dengan kekuatan tak maksimal. Tak heran banyak pihak menilai mereka hanya berstatus penggembira semata. Namun, jangan salah prediksi terlebih dulu. Materi pemain Honduras tak sementereng Portugal dan Argentina, namun semangat juang Los Catrachos layak diantisipasi.

Pelatih: Jose LuisPinto

Honduras mendatangkan secara khusus Pinto dari Kolombia. Mereka berharap sang nama besar bisa mendongkrak semangat juang pemain. Pinto sukses membawa Kosta Rika melaju ke babak perempatfinal Piala Dunia 2014.

Pemain Bintang: Alberth Elis

Dia menjadi pahlawan bagi Honduras pada fase kualifikasi berkat dua gol ke gawang AS. Elis adalah tipikal penyerang yang mampu bermain sebagai target man ataupun sayap kanan. Ia punya fisik bagus, dan dianggap sebagai pemain bermasa depan paling bagus di Honduras. Selain nama Elis, atensi juga layak dikedepankan ke bek kanan, Kevin Alvarez.

Pemain Senior

Pinto memutuskan hanya membawa dua pemain senior, yakni sayap Romell Quioto dan Johnny Palacios, yang beroperasi di sektor gelandang bertahan.

Prediksi: Fase grup

2 dari 4 halaman

Aljazair

2. Aljazair

Aljazair menjadi tim yang paling sibuk sepanjang masa persiapan. Mereka berulang kali menyeleksi pemain. Tak hanya itu, tim pelatih terpaksa menggunakan para pemain berdarah Aljazair yang berkarier atau lahir di Prancis. Tak heran jika kekuatan mereka tak bisa diraba.

Pelatih: Pierre-AndreSchurmann

Pelatih berkebangsaan Swedia ini terkenal memiliki insting bagus dalam memilih pemain. Tak heran jika ia sukses bersama Swiss pada Piala Eropa U-17 edisi 2002. Ia terbilang cakap dalam membaca permainan lawan. Aljazair bakal dibawanya menyaingi Argentina dan Portugal.

Pemain Bintang: RachidAit-Atmane

Pemain kelahiran Prancis ini bersinar bersama Racing Lens. Sang gelandang punya kemamuan hebat dalam urusan mengontrol serangan. Musim lalu, sinarnya semakin terang kala membawa Sporting Gijon ke La Liga.

Pemain Senior

Sayang Riyad Mahrez tak dibawa karena kubu Leicester City menolak melepas sang bintang. Akhirnya, tim pelatih memilih bek Abdelghani Demmou, gelandang Sofiane Bendebka dan bomber Baghdad Bounedjah.

Prediksi: Fase grup

3 dari 4 halaman

Portugal

3. Portugal

Portugal datang dengan beban berat setelah timnas senior mereka mampu menjadi jawara Piala Eropa 2016. Kali ini Portugal membawa seluruh kemampuan terbaik. Mereka tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk membentuk generasi emas lagi, terutama setelah era Cristiano Ronaldo dkk.

Pelatih: Rui Jorge

Ia menjadi arsitek saat Portugal melaju ke final Piala Eropa U-21 tahun lalu, di Swedia. Ia sudah bersama dengan tim sejak 2010. Ia pun yakin dengan kekuatan anak asuhnya, yang bersumber pada kombinasi kemampuan individu dan soliditas tim.

Pemain Bintang: BrunoFernandes

Sang skipper memiliki kemampuan membaca arah permainan lawan. Berkarier di Serie A bersama Udinese membuatnya kenyang dengan pengalaman berada di sebuah pertandingan ketat. Gelandang serang ini memiliki eksekusi tendangan bebas di atas rata-rata.

Pemain Senior

Portugal memiliki seabreg bintang papan atas dunia. Sayang, khusus untuk Rio 2016, tim pelatih memilih pemain sayap Salvador Agra, Sergio Oliveira dan Andre Martin.

Prediksi: Perempat final

4 dari 4 halaman

Argentina

4. Argentina

Tim yang digadang-gadang bakal memberi kejutan. Mereka tampil dengan kekuatan penuh, yang membuat persaingan di Grup D semakin ketat. Tak hanya itu, Tim Tango juga datang dengan ambisi segunung setelah gagal menyabet gelar juara Piala Dunia 2014 dan Copa America Centenario.

Pelatih: Julio "el Vasco" Olarticoechea

Dia menjadi bagian dari pemain yang membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986. Sebelumnya, ia menggantikan Martino sebagai pelatih di timnas putri Argentina. Ia tipikal pelatih yang menggunakan pola bertahan untuk membuat lawan tertekan.

Pemain Bintang: Angel Correa

Bomber asal klub Atletico Madrid ini memiliki skil individu bagus, serta pandai bergerak dengan atau tanpa bola. Ia juga tajam, pintar mengambil posisi dan punya motivasi berlipat.

Pemain Senior

Argentina hanya menggunakan dua pemain senior, yakni bek tengah Victor Cuesta dari klub Independiente dan kiper Geronimo Rulli dari Real Sociedad. Kehadiran keduanya semakin mempertegas permainan Argentina, yang lebih mengedepankan pemain muda.

Prediksi:: Semifinal

Lanjutkan Membaca ↓