Matchday 2 Sepak Bola Olimpiade: Kejutan 3 Wakil Asia

Oleh Nurfahmi Budi pada 08 Agu 2016, 17:31 WIB
Diperbarui 08 Agu 2016, 17:31 WIB
Korsel
Matchday 2 Sepak Bola Olimpiade: Kejutan 3 Wakil Asia

Bola.com, Rio de Janeiro - Tim-tim unggulan menunjukkan taring pada Matchday 2 cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016, Minggu (7/8/2016) atau Senin (8/8/2016) pagi WIB. Satu yang menarik, 3 wakil Asia berhasil tampil mengejutkan. Korea Selatan, Irak dan Jepang mempertontonkan permainan apik.

2 dari 4 halaman

Sensasi Korsel

Trio asal Benua Kuning tersebut tak kalah mengilap dengan Portugal, Argentina, Denmark, Nigeria maupun Meksiko. Di antara tiga negara, Korsel menjadi sensasi tersendiri. Mereka sukses menahan imbang Jerman dengan skor 3-3.

Pada laga di Stadion Itaipava Arena Fonte Nova, Salvador, tersebut, Korsel nyaris mempermalukan Der Panzer. Tim Jerman selamat dari kekalahan setelah Gnabry merobek jala tim Negeri Ginseng pada dua menit injury time babak kedua.Dua gol lain dari Jerman lahir via aksi Gnabry pada menit ke-33 dan Selke (55'). Sedangkan tiga gol Korsel tercatat atas nama Hwang Hee-chan (25'), Son Heung-min (57') dan Suk Hyun-jun (87').

Usai laga yang diisi thriller gol tersebut membuat Korsel masih berada di puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi 4 poin. Mereka unggul selisih gol atas Meksiko, yang menguntit di posisi runner-up.

Bagi Korsel, laga hidup-mati untuk menentukan bisa tidaknya lolos ke perempat final bakal terjadi saat mereka bersua Meksiko, di Stadion Nasional Mane Garrincha, Brasilia (10/8/2016). Tiga angka menjadi hal wajib bagi armada Shin Tae-yong jika ingin lolos ke 8 besar.

Korsel masih bisa lolos dengan mendapatkan hasil seri dengan syarat Jerman kalah dari Fiji. Syarat lain, Korsel imbang tapi Jerman tak menang lebih dari 5 gol.

3 dari 4 halaman

Kerja Keras Irak

Tim berikutnya yang layak mendapat acungan jempol adalah Irak. Bermodal pemusatan latihan di tempat asing, mereka tampil penuh semangat saat bersua Brasil. Setiap jengkal wilayah pertahanan selalu dipertahankan, meski harus bergelimang kartu kuning.

Hasilnya sangat mengejutkan, karena Irak mampu menahan teror tuan rumah. Bahkan, pada beberapa kesempatan, 'tim tamu' membuat pendukung Brasil justru mendukung mereka. Sorak-sorai fans Irak justru lebih keras terdengung dibanding supporter Tim Samba.

Penampilan istimewa Irak membuat kans mereka untuk lolos ke babak perempat final terbuka lebar. Ironisnya, justru Brasil yang terancam dengan kemampuan Irak. Saat ini tim asal Negeri Maghribi tersebut sudah mengoleksi 2 poin, alias sama dengan apa yang didapat Brasil.

Partai 'final' bakal berlangsung di pertandingan terakhir kontra Afrika Selatan. Jika menilik fakta, Irak punya potensi besar menggulung Afrika Selatan. Walhasil, mereka tinggal berharap pada Denmark agar tampil maksimal.

4 dari 4 halaman

Spirit Ala Jepang

Jepang berhasil mendapatkan angka perdana pada Matchday 2 Grup B cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016. Mereka berhasil menahan imbang tim unggulan, Kolombia, dengan skor 2-2.

Spirit ala Negeri Matahari Terbit terlihat pada laga yang berlangsung di Arena da Amazônia, Manaus. Mereka sempat tertinggal dua gol, setelah Teófilo Gutiérrez mencetak gol pembuka pada menit ke-59 dan bunuh diri bek iroki Fujiharu pada menit ke-65.

Jepang berhasil membuka asa untuk mengejar setelah merobek jala Kolombia pada menit ke-67 melalui bomber Takuma Asano. Gol penyeimbang datang tujuh menit berselang berkat aksi gelandang Shonya Nakajima.Hasil tersebut membuat Jepang mengoleksi satu angka. Mereka tertinggal satu poin dari Kolombia yang berada di posisi runner-up klasemen sementara Grup B. Sedangkan Nigeria ada di puncak klasemen dengan 6 poin, sekaligus memastikan diri melaju ke perempat final.

Kans Jepang untuk mengikuti jejak Nigeria terbuka. Pada laga terakhir, Jepang bertemu tim terlemah, Swedia di Itaipava Arena Fonte Nova, Salvador (10/8/2016). Sayang, harus ada syarat mutlak, yakni Kolombia kalah dari Nigeria di Arena Arena Corinthians, São Paulo.

Sumber: Berbagai sumber

Lanjutkan Membaca ↓
6 Kiper Terbaik Era 90an, Manchester United Sumbang Dua Nama