7 Rekor Kemenangan Telak Dalam Sejarah Sepak Bola Olimpiade

Oleh Nurfahmi Budi pada 11 Agu 2016, 17:59 WIB
Diperbarui 11 Agu 2016, 17:59 WIB
Max Meyer
Penyerang Jerman, Maximilian Meyer (kiri) berebut bola dengan kiper Fiji, Smione Tamanisau pada laga pamungkas Grup C cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016, di Stadion Mineirao, Belo Horizonte, Brasil, Kamis (11/8/2016) pagi WIB. (AFP/Gustavo Andrade)

Bola.com, Rio de Janeiro - Jerman berpesta pora kala membekuk Fiji dengan skor 10-0, pada laga pamungkas Grup C cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016, di Stadion Mineirão, Belo Horizonte, Rabu (10/8/2016) atau Kamis (11/8/2016) dini hari WIB.

Skor tersebut menjadi rekor tersendiri pada event yang berlangsung di kota Rio de Janeiro tersebut. Sepuluh gol Der Panzer dilesakkan Serge Gnabry (8', 45') Nils Petersen (14', 33', 40', 63' PEN, 70') dan Maximilian Meyer (30', 49', 52').

Ternyata, catatan kemenangan dengan selisih minimal 10 gol bukan hanya dirasakan Jerman. Setidaknya ada tiga partai laiin yang mampu membukukan minimal 10 gol. Berikut ini 7 skor besar dalam sejarah perhelatan Olimpiade.

2 dari 8 halaman

Swedia 12-0 Korea Selatan

1. Swedia 12-0 Korea Selatan
Swedia berpesta gol ke gawang Korea Selatan (Korsel) pada fase perempat final Olimpiade London tahun 1948. Peristiwa ini terjadi di Stadion Selhurst Park, South Norwood (5/8/1948). Swedia lolos ke 8 Besar usai menekuk Austria dengan skor 3-0. Sedangkan Korsel membungkam Meksiko lewat kemenangan 5-3.

Sayang, ketajaman Korsel mendadak melempem di babak perempat final. Swedia tampil dominan dan menang besar. Bomber Gunnar Nordahl mencetak empat gol, yakni menit ke-25, 40', 78' dan 80'. Carlsson mencetak ha-trick (61', 64', 82'), ditambah dua gol dari Liedholm (11', 62') dan Rosen (72', 85'). Satu gol lagi disumbang Gren pada menit ke-27.

3 dari 8 halaman

UEA 10-0 Korsel

2. UEA 10-0 Korsel
Skor besar tersebut terjadi pada perhelatan Olimpiade 1964 di Tokyo, Jepang. Partai berlangsung di Stadion Chichibunomiya Rugby, Shinjuku (16/10/1964). Laga Uni Emirat Arab (UEA) kontra Korsel menjadi bagian lanjutan laga Grup C.

Sejak menit awal, UEA tampil menggigit. Alhasil, gol perdana lahir pada menit ke-14 berkat sontekan Ibrahim Riad. Sang striker berhasil menuai lima gol berikutnya, yakni pada menit ke-17, 40', 48', 72' dan 77'. Gol-gol lain dipersembahkan via aksi Mohamed (50'), El-Fanagily (61'), Etman (66'), dan Hassan (78').

4 dari 8 halaman

Yugoslavia 10-1 India

3. Yugoslavia 10-1 India
Wakil Asia kembali menjadi atensi. Kali ini India yang merasakan hasil tak nyaman. Pada putaran I Olimpiade 1952 di kota Helsinki (15/7), mereka mengalami kekalahan telak dari Yugoslavia dengan skor 1-10.

Pada laga di Toolon Pallokentta, kota Helsinki, India hanya sanggup mencetak gol pada semenit terakhir sebelum waktu normal selesai. Sebelumnya, Yugoslavia berhasil mencetak 9 gol melalui aksi Vukas pada menit ke-2 dan 62', Mitić (14', 43'), Zebec (17', 23', 60', 87') dan Ognjanov (52', 67').

5 dari 8 halaman

Jerman 9-0 Luksemburg

4. Jerman 9-0 Luksemburg
Duel tim asal Eropa tersebut berlangsung pada Olimpiade 1936 di kota Berlin. Jerman berhasil unggul telak dengan skor 9-0, di Berlin Poststadion (4/8/1936). Tuan rumah sudah unggul pada menit ke-16 melalui Adolf Urban.

Urban menjadi bintang setelah mencetak dua gol lagi, yakni pada menit ke-54 dan 75'. Trigol juga berhasil dilesakkan Wilhelm Simetsreiter, masing-masing pada menit ke-32, 48' dan 74'. Tiga gol lain datang dari Gauchel (49', 89') dan Elbern (76').

Sayang, penampilan istimewa Jerman harus berakhir pada babak perempat final. Norwegia menjadi pemangkas langkah tuan rumah setelah unggul 3-0.

6 dari 8 halaman

Italia 9-0 AS

5. Italia 9-0 AS
Perhelatan Olimpiade 1948 di London masuk dalam catatan sejarah pencipta banyak gol. Satu di antaranya terjadi pada partai Italia kontra Amerika Serikat (AS). Laga tersebut berlangsung di Stadion Griffin Park, Brentford (2/8/1948).

Italia sukses mempermalukan AS dengan skor 9-0. Bomber Francesco Pernigo menjadi bintang setelah mencetak empat gol. Ia mencetak gol pembuka pada menit ke-2, 57', 88' dan 90'. Striker asal klub Pro Patria, Emidio Cavigioli menyumbang dua gol, pada menit ke-72 dan 87'.

Gol lain berasal dari sumbangan Stelling melalui tendangan penalti pada menit ke-25. Lalu Turconi pada menit ke-46 dan Caprile (90').

7 dari 8 halaman

Inggris Raya 9-0 Thailand

6. Inggris Raya 9-0 Thailand
Thailand menjadi korban keganasan Inggris Raya pada babak penyisihan Olimpiade 1956 Melbourne. Tim Negeri Gajah Putih harus rela kebobolan sembilan gol tanpa bisa membalasa, pada laga di Melbourne Cricket Ground (26/11/1956).

Sembilan gol yang bersarang ke jala Thailand lahir via aksi Charlie Twissell pada menit ke-12 dan 20'. Lalu Jim Lewis (21'), hat-trick Jack Laybourne (30', 82', 85'), Bromilow (75', 78') dan Topp (90').

8 dari 8 halaman

Uni Soviet 8-0 Kuba

7. Uni Soviet 8-0 Kuba
Rekor gol terjadi pada partai terakhir Grup A Olimpiade 1980. Uni Soviet berhasil menggulung Kuba dengan skor 8-0. Tuan rumah lolos dengan status juara grup.

Pada pertandingan di Stadion Dinamo, Moskow tersebut, gol-gol Uni Soviet lahir dari aksi bomber Sergey Andreyev pada menit ke-8, 27' dan 44'. Lima gol lain lahir dari lima pemain berbeda, yakni Romantsev (20'), Shavlo (43'), Cherenkov (55'), Gavrilov (75') dan Bessonov (77').

Sumber: Berbagai sumber

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Lanjutkan Membaca ↓