Neymar Cetak Gol Perdana, Brasil ke Semi Final

Oleh Nurfahmi Budi pada 14 Agu 2016, 10:05 WIB
Diperbarui 14 Agu 2016, 10:05 WIB
Neymar
Ekspresi Kapten Brasil, Neymar usai mencetak gol ke gawang Kolombia, pada laga perempat final cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016, di Corinthians Arena, Sao Paulo, Minggu (14/8/2016) pagi WIB. Brasil lolos ke semi final setelah menang 2-0. (Reuters/Leonardo Benassatto)

Bola.com, Sao Paulo - Brasil melangkah ke semi final cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016 setelah unggul 2-0 atas Kolombia. Pada pertandingan di Arena Corinthians, São Paulo, Sabtu (13/8/2016) atau Minggu (14/8/2016) dini hari WIB, Neymar mencetak gol perdana pada turnamen kali ini.

Sang kapten mencetak gol pada menit ke-12 melalui tendangan bebas. Sepakan kaki kanan bomber Barcelona tersebut bersarang tepat di pojok kiri bawah gawang Kolombia, yang di jaga Cristian Bonilla.

Gol tersebut membuka kran Neymar dalam urusan merobek jala lawan. Pada tiga laga fase grup, Neymar tak mampu mencatatkan namanya di papan skor. Kondisi tersebut sekaligus menggambarkan produktivitas minim Brasil pada Olimpiade 2016.

Gol kedua Brasil lahir pada tujuh menit jelang bubaran. Luan mencatatkan namanya di papan skor. Tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti gagal dibendung kiper Cristian Bonilla. Bagi Luan, gol tersebut menjadi koleksi ke-2 pada turnamen kali ini, setelah gol pertama lahir ke gawang Denmark.

Pada pertandingan tersebut, kedua tim bermain ofensif. Lini penggempur Brasil yang diisi Luan, Renato Augusto, Walace, Neymar, Gabriel Jesus dan Gabriel Barbosa, mampu merepotkan area pertahanan Kolombia.

Sayang, setelah gol Neymar, kuartet Kolombia yang diisi William Tesillo, Deivy Balanta, Cristian Borja dan Helibelton Palacios, tampil rapat. Hal serupa terjadi pada para bek Brasil, yang terdiri atas Rodrigo Caio, Marquinhos, Douglas Santos dan Zeca.

Mereka tak bisa leluasa membantu serangan. Bahaya mengancam dengan pola serangan yang dilakukan Wilmar Barrios, Sebastián Pérez, Harold Preciado, Miguel Borja, Dorlan Pabón dan Andrés Roa.

Ancaman Kolombia terbukti pada menit ke-3. Jefferson Lerma sudah mengancam jala Brasil melalui tembakan dari jarah jauh. Sayang, arahnya masih melebar ke sisi kanan jala tuan rumah. Sebelumnya, aksi Dorlan Pabon juga membahayakan gawang Wéverton.

Setelah unggul 1-0 melalui gol Neymar, armada tuan rumah baru menggeliat pada menit ke-21. Gabriel Jesus menjadi pelaku kala tembakannya berhasil diblok lawan. Empat menit berselang, giliran gawang Brasil mendapat ancaman. Beruntung, aksi Helibelton Palacios melalui set piece, tak bisa mengirim si kulit bundar ke dalam gawang Wéverton.

Jelang akhir babak pertama, kedua tim saling mengancam. Pada menit ke-35, Luan nyaris menyempurnakan umpan Zeca. Lalu tiga menit berselang, sepakan kaki kiri Dorlan Pabon juga nyaris berujung gol.

Pada awal babak kedua, Pelatih Kolombia, Carlos Restrepo memasukkan bomber Miguel Borja dan Sebastián Pérez. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-51. Borja hampir saja mencatatkan namanya di papan skor.

Sayang, ia gagal menyelesaikan kerja sama dengan Teofilo Gutierrez. Begitu juga Dorlan Pabon, yang meneruskan aksi Borja, juga gak bisa menuai gol.

Aki jual beli serangan semakin intens. Namun hanya Brasil yang mampu memanfaatkan momentum dengan mencetak gol kedua via sepakan jarak jauh Luan. Sampai akhir pertandingan, Brasil unggul 2-0.

Bagi Kolombia, kekalahan tersebut tak sebanding dengan keberhasilan mereka keluar dari tekanan tuan rumah. Kondisi tersebut nyata terlihat. Kolombia justru menguasai pertandingan dengan penguasaan bola 52 persen berbanding 48 persen milik tuan rumah.

Kemenangan ini membuat Brasil akan bersua Honduras, yang sebelumnya menaklukkan Korea Selatan. Pertarungan kedua tim bakal berlangsung di Maracanã, Rio de Janeiro, Rabu (17/8/2016).

Susunan pemain
Brasil: 1-Wéverton, 3-Rodrigo Caio, 4-Marquinhos, 6-Douglas Santos, 2-Zeca, 7-Luan, 5-Renato Augusto, 12-Walace, 10-Neymar, 11-Gabriel Jesus (8-Rafinha, 89'), 9-Gabriel Barbosa (16-Thiago Maia, 67')
Pelatih: Rogério Micale (Brasil)

Kolombia: 1-Cristian Bonilla, 2-William Tesillo, 3-Deivy Balanta, 17-Cristian Borja, 13-Helibelton Palacios, 10-Teófilo Gutiérrez, 6-Jefferson Lerma, 15-Wilmar Barrios (14-Sebastián Pérez, 46'), 11-Harold Preciado (9-Miguel Borja, 46') 8-Dorlan Pabón, 12-Andrés Roa (7-Arley Rodríguez, 80')
Pelatih: Carlos Restrepo (Kolombia)

Sumber: Berbagai sumber

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini