Son Belum Terima Tottenham Disingkirkan Juventus

Oleh Adyaksa Vidi pada 08 Mar 2018, 21:01 WIB
Diperbarui 08 Mar 2018, 21:01 WIB
Striker Tottenham Hotspur, Son Heung-Min
Reaksi striker Tottenham Hotspur, Son Heung-Min setelah kalah atas Juventus pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Wembley, Kamis (8/3). Gol Heung-Min sia-sia setelah Juventus sanggup mencetak dua gol balasan di paruh kedua. (Glyn KIRK/AFP)

London - Heung Min Son belum bisa terima Tottenham Hotspur disingkirkan Juventus di Liga Champions. Ia percaya Spurs tampil lebih baik dalam dua leg melawan Si Nyonya Tua.

Ya, secara menyakitkan Spurs takluk 1-2 di Wembley. Padahal, pada leg pertama mereka bermain bagus dan menahan Juventus 2-2 di Turin.

Dua gol Juventus dini hari WIB tadi dicetak oleh Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala. Sementara, Spurs sendiri mencetak gol melalui Son.

"Tentu saja kami kecewa karena kami mendominasi laga. Kami juga punya lebih banyak peluang," ujar Son, seperti dilansir Bein.

"Namun, inilah sepak bola. Anda bisa mencetak gol tetapi juga bisa kebobolan," katanya menambahkan.

 

 

 

2 dari 3 halaman

Hilang Fokus

Striker Tottenham Hotspur, Son Heung-Min
Pemain Juventus, Kwadwo Asamoah menghibur striker Tottenham Hotspur, Son Heung-Min setelah leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Wembley, Kamis (8/3). Kekalahan dari Juventus membuat Heung-Min terlihat begitu emosional. (IAN KINGTON/AFP)

Son membantah Tottenham hilang konsentrasi sehingga kebobolan dua gol dalam waktu yang singkat.

"Kami bermain sama dari menit awal hingga akhir. Namun, kadang kesalahan terjadi di lapangan," ujar Son.

"Yang jelas kami harus bangkit lagi. Ada pelajaran yang bisa diambil dari kekalahan ini," katanya menambahkan.

3 dari 3 halaman

Manajer Tetap Memuji

Liga Champions, Juventus, Tottenham Hotspur
Striker Tottenham Hotspur, Son Heung-min, mengusap air mata usai dikalahkan Juventus pada laga Liga Champions di Stadion Wembley, London, Rabu (7/3/2018). Tottenham Hotspur takluk 1-2 dari Juventus. (AP/Kirsty Wigglesworth)

Meski demikian manajer Tottenham, Mauricio Pochettino tetap memuji perjuangan anak asuhnya.

"Jelas kami layak mendapat lebih. Hasil ini sebenarnya tidak adil. Tapi saya sangat bangga," pungkas sosok asal Argentina tersebut.

Sumber: www.liputan6.com

Lanjutkan Membaca ↓
6 Kiper Terbaik Era 90an, Manchester United Sumbang Dua Nama