Wakil PM Italia Kecewa Striker AC Milan Emosi Berlebihan

Oleh Windi.Wicaksono pada 15 Nov 2018, 10:07 WIB
Diperbarui 15 Nov 2018, 10:07 WIB
Penyerang AC Milan, Gonzalo Higuain.
Penyerang AC Milan, Gonzalo Higuain, dapat hukuman larangan bermain dua laga. (AFP/Miguel Medina)

Milan - Emosi berlebihan yang ditunjukkan Gonzalo Higuain dalam laga AC Milan lawan Juventus pekan lalu disoroti Matteo Salvini. Wakil Perdana Menteri Italia itu kecewa dengan sikap striker asal Argentina tersebut.

Higuain mendapat kartu merah saat AC Milan takluk 0-2 dari Juventus di San Siro akhir pekan lalu. Salvini menyaksikan langsung laga itu di tribun stadion.

Salvini diketahui merupakan salah satu penggemar AC Milan. Dia merasa Higuain tidak sepatutnya bersikap berlebihan atas keputusan wasit.

Higuain diketahui protes dan menyerang wasit dalam laga itu. Penyerang Timnas Argentina ini disebut frustrasi karena sebelumnya gagal menjebol gawang Juventus lewat titik putih.

"Sepak bola adalah cerminan negara," kata Salvini kepada wartawan, seperti dilansir Tribal Football.

Setelah aksinya itu, FIGC memutuskan menghukum Higuain larangan bermain pada dua laga ke depan. Ini tentu jadi kerugian I Rossoneri, yang tengah mencoba merangkak naik di papan klasemen Liga Italia. 

2 dari 3 halaman

Merasa Malu

Menteri Dalam Negeri Italia
Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini. (Solaro Andreas/AFP)

"Saya berada di San Siro pada hari Minggu dan saya merasa malu dengan perilaku striker AC Milan (Higuain)," ungkapnya.

Salvini adalah pria kelahiran Kota Milan pada 45 tahun silam. Dia baru menjabat sebagai wakil perdana menteri Italia tahun ini.

 

3 dari 3 halaman

Berharap Sanksi

"Meskipun itu bertentangan dengan minat saya sebagai penggemar (AC Milan), saya harap dia diberi sanksi larangan bermain," tambah Salvini.

Sumber: Liputan6.com

Lanjutkan Membaca ↓
Jersey Klub Eropa Musim 2020-2021, Barcelona dan AC Milan Mengusung Tema Klasik