Piala Asia 2019: Iran dan Korea Selatan Jadi Favorit Juara

Oleh Juprianto Alexander Sianipar pada 04 Jan 2019, 03:24 WIB
Piala Asia 2019

Bola.com, Jakarta - Pagelaran Piala Asia 2019 akan berlangsung di Uni Emirat Arab, 5 Januari - 1 Februari mendatang. Dua puluh empat tim akan bersaing memperebutkan gelar paling prestisius di benua Asia tersebut.

Iran datang ke turnamen ini dengan status favorit setelah mendominasi sepak bola Asia dalam empat tahun terakhir. Team Melli, julukan Iran, bahkan hanya menelan satu kekalahan yakni dari Spanyol setelah tersingkir di perempat final pada Piala Asia 2015.

Iran merupakan tim yang kuat dalam menyerang dan memiliki pertahanan bagus. Keberadaan Sardar Azmoun (Rubin Kazan) dan Alireza Jahanbakhsh (Brighton & Hove Albion) akan merepotkan buat setiap lawan yang mereka dihadapi.

Lini belakang tim asuhan Carlos Queiroz juga terbilang solid. Iran mencatatkan clean sheet dalam 12 laga beruntun di kualifikasi Piala Dunia 2018.

Ketajaman lini depan juga menjadi andalan Korea Selatan. Kehadiran bintang Tottenham Hotspur, Son Heung-min, diharapkan bisa memperbaiki pencapaian Taeguk Warriors yang finis sebagai runner-up tahun 2015 lalu.

Kehadiran pelatih asal Portugal, Paulo Bento, juga turut memberikan warna baru bagi permainan Korea Selatan. Tim dari Negeri Ginseng menjadi tim yang lebih berorientasi menyerang.

Tim paling sukses di Piala Asia dengan empat gelar juara yakni Jepang tidak boleh dipandang sebelah mata. Selain itu, Australia yang notabene merupakan juara bertahan juga punya misi untuk meraih gelar kedua di turnamen kali ini.

Berikut ini pembagian grup Piala Asia 2019 yang juga diikuti tiga wakil dari Asia Tenggara, yaitu Thailand, Vietnam, dan Filipina:

Sumber: Forbes

 

 

2 of 2

Pembagian Grup Piala Asia 2019

Grup A

UEA, Thailand, India, Bahrain

Grup B

Australia, Suriah, Palestina, Yordania

Grup C

Korea Selatan, China, Kirgistan, Filipina

Grup D

Iran, Irak, Vietnam, Yaman

Grup E

Saudi Arabia, Qatar, Lebanon, Korea Utara

Grup F

Jepang, Uzbekistan, Oman, Turkmenistan

Lanjutkan Membaca ↓