Final Piala Asia 2019 dan Fase Krusial Generasi Baru Timnas Jepang

Oleh Windi.Wicaksono pada 01 Feb 2019, 13:25 WIB
Timnas Jepang

Jakarta - Kapten tim nasional Jepang, Maya Yoshida, menginginkan trofi Piala Asia 2019 untuk menjadi titik balik sepak bola negaranya. Yoshida merasa sekarang periode yang sangat penting bagi Jepang.

Jepang bertemu Qatar di final Piala Asia 2019 yang berlangsung malam ini pukul 21.00 WIB di Stadion Zayed Sports City di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Jika menang, ini akan menjadi trofi Piala Asia kelima bagi tim berjulukan Samurai Biru.

Selain itu, dia percaya sukses di Piala Asia 2019 akan sangat membantu sepak bola kembali menjadi olahraga populer di Jepang. Bek Southampton ini memperingatkan rekan-rekan setimnya untuk fokus sepanjang partai final nanti.

"Saya mengatakan kepada media sebelum Piala Dunia FIFA 2018 bahwa Piala Asia ini, serta Piala Dunia Rusia dan Copa America 2019, akan menjadi titik balik di periode yang penting bagi sepak bola Jepang," jelas Yoshida, seperti dilansir situs resmi AFC.

"Bila kami bisa mendapatkan hasil di sini, itu akan membuat kami lebih diperhatikan di negara asal kami dan itu akan memengaruhi budaya olahraga di Jepang," tutur pemain berusia 30 tahun itu.

Yoshida berpendapat, Timnas Jepang sekarang diisi banyak generasi baru. Dia juga memuji Hajime Moriyasu, yang merupakan pelatih yang tergolong anyar bagi Timnas Jepang.

2 of 2

Pelatih Hebat

Timnas Oman Vs Jepang
Timnas Jepang saat meraih kemenangan di Piala Asia 2019. (AFP/Khaled Desouki)

"Saya benar-benar ingin memenangi gelar kelima ini (Piala Asia) untuk Jepang, karena kami adalah skuat yang baik di bawah pelatih hebat serta dengan rekan tim yang bagus," bebernya.

"Sekarang tim berubah menjadi generasi baru, bila kita bisa mendapatkan gelar di sini, itu akan menjadi langkah besar bagi sepak bola Jepang dan sangat berarti bagi kita semua yang terlibat dalam tim," ujar Yoshida.

Sederet kepindahan para pemain Jepang ke kompetisi sepak bola Eropa juga membuatnya optimistis. Yoshida mengatakan, sepak bola Jepang terus berkembang dari tahun ke tahun.

"Selama delapan atau sembilan tahun terakhir, semakin banyak pemain kami sekarang bermain di luar negeri dan ketika kami melihat skuat untuk turnamen ini, kebanyakan mereka saat ini bermain di liga Eropa, jadi kami telah berkembang secara mental dan ini adalah aset yang bagus untuk sepak bola Jepang," terang mantan pemain klub Belanda VVV Venlo ini.

Sumber: Liputan6.com

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓