PSG Senang MU Tanpa Pogba di Leg Kedua

Oleh Harley.Ikhsan pada 15 Feb 2019, 11:00 WIB
Diperbarui 15 Feb 2019, 11:00 WIB
Manchester United Rasakan Kekalahan Pertama
Ekspresi gelandang Manchester United (MU) Paul Pogba usai diganjal kartu merah pada laga leg 1, babak 16 Besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Manchester, Rabu (13/2). (AFP/Paul Ellis)

Jakarta Gelandang Paris-Saint Germain (PSG) Julian Draxler melihat tidak bermainya absennya Paul Pogba pada leg kedua 16 besar Liga Champions akan sangat menguntungkan timnya untuk bisa mendepak Manchester United (MU).

Pogba terkena sanksi disiplin karena mendapat kartu merah pada leg pertama ketika PSG menaklukkan MU 2-0, Selasa (12/2/2019).

"Itu menjadi keuntungan bagi kami, karena saya menganggap Paul sebagai pemain terbaik lawan," kata Draxler, dilansir Manchester Evening News.

"Dia sosok penting bagi tim. Kita lihat sendiri kinerjanya. Kami bahagia dia tidak akan bermain di pertandingan kedua," sambung mantan pemain VfL Wolfsburg tersebut.

PSG membungkamĀ MU berkat gol Pascal Kimpembe dan Kylian Mbappe.

2 dari 3 halaman

Tetap Hebat Tanpa Bintang

PSG permalukan Manchester United
Gelandang Manchester United (MU), Nemanja Matic berebut bola dengan pemain Paris Saint-Germain, Julian Draxler pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Old Trafford, Selasa (12/2). Manchester United berhasil dikandaskan PSG, 0-2 (AP/Dave Thompson)

Kemenangan tersebut diraih meski kekuatan PSG diragukan. Pasalnya, Le Parisiens kehilangan Neymar dan Edinson Cavani.

"Semua orang membicarakan absennya mereka. Tentu, akan lebih baik jika Neymar dan Cavani tampil. Namun, kami punya skuat berkualitas," tegas Draxler.

3 dari 3 halaman

Selesaikan Tugas

Pemain berusia 25 tahun itu kini mengajak rekan-rekannya untuk menuntaskan perlawanan MU dan tidak memberi anak asuh Ole Gunnar Solskjaer kesempatan.

"Kami senang bisa membawa pulang kemenangan dari stadion seangker Old Trafford. Tapi tugas kami belum selesai," pungkas Draxler.

Sumber Liputan6.com

Lanjutkan Membaca ↓
Melihat Kembali Panasnya Bursa Transfer 2001/2002