Wow, Kekayaan Pesepakbola Muda Ini Mencapai Ratusan Triliun

Oleh Gilar Ramdhani pada 28 Feb 2019, 18:34 WIB
Wow, Kekayaan Pesepakbola Muda Ini Mencapai Ratusan Triliun

Bola.com, Jakarta - Sudah menjadi rahasia umum kalau pesepakbola merupakan salah satu profesi yang berpenghasilan selangit. Sebut saja Wayne Rooney, Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo yang mendulang pundi selama menjalani profesinya di dunia sepak bola.

Namun ternyata, mereka bukanlah orang-orang terkaya di lapangan hijau. Ada nama pesepakbola lain yang ternyata hartanya melebihi mereka. Adalah Faiq Bolkiah, pesepakbola sayap kanan dari Leicester City yang berusia 20 tahun.

Faiq bukan sosok pesepakbola biasa. Dia adalah anggota kerajaan Brunei Darussalam. Ayahnya bernama Jefi Bolkiah yang juga adik bungsu pemimpin atau raja Brunei Darussalam, Sultan Hassanal Bolkiah.

Dengan kata lain, Faiq adalah keponakan Sultan yang diperkirakan memiliki harga kekayaan sekitar USD15 miliar atau setara dengan Rp211 triliun.

Kekayaan melimpah tersebut berasal dari keluarganya. Dikutip laman The Sun, ayah Faiq bahkan sempat menghabiskan yang sekitar USD35 juta atau setara dengan Rp492 miliar per bulan untuk membeli mobil, jam tangan, pena berlapis emas putih.

Saking kayanya, ayah Faiq memiliki 2.300 mobil dengan sejumlah merek ternama, seperti Bentley, Ferarri, dan Rolls-Royce.

Kehidupan Faiq sebagai pesepakbola bisa dibilang mujur. Dia bahkan sempat 'sepanggung' dengan King of Pop, Michael Jackson di hari ulang tahun ayahnya ke-50.

Nah jika dilihat harta kekayaan keluarga Faiq, tentunya dia bisa memanfaatkan uang tersebut untuk hal lain. Misalnya menjalankan bisnis startup dengan tingkatan decacorn.

Decacorn merupakan istilah yang digunakan untuk perusahaan rintisan yang memiliki nilai valuasi sebesar USD10 miliar atau setara dengan angka Rp 140 triliun.

Satu-satunya perusahaan dan pertama di Asia Tenggara yang berada di tingkat decacorn adalah Grab. Pencapaian Grab sudah dimulai sejak diluncurkan pada 2012 yang mulai mencoba mengatasi masalah transportasi masyarakat dunia, khususnya di Asia Tenggara.

Sejak saat itu, Grab semakin sukses dan terpopuler. Berbekal smartohone, Grab kini sudah beroperasi di delapan negara, seperti di Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, Cambodia, Myanmar, dan Filipina.

Kini jumlah pengunduh Grab mencapai lebih dari 138 juta dan layanannya tersebar di 336 kota. Melihat jumlah pengguna yang besar, tak heran jika Grab menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara, dengan kualitas layanan terbaik, tarif bersahabat, dan membantu pengguna menjalani aktivitas dengan lebih efisien.

Grab merupakan everyday SuperApp yang memberi kenyamanan bukan hanya dalam hal transportasi saja. Grab bekerja sangat keras dalam menciptakan platform yang mendukung segala kebutuhan, menawarkan solusi sehat, seperti pengiriman barang dan makanan, pembayaran mobile, dan hiburan digital.

 

(*)