Alasan Pelatih Chelsea Tak Mainkan Eden Hazard Saat Melawan Slavia Praha

Oleh Liputan6.com pada 12 Apr 2019, 15:30 WIB
Chelsea vs Slavia Praha

Jakarta - Chelsea sukses merebut kemenangan 1-0 atas tuan rumah Slavia Praha pada leg pertama perempat final Liga Europa 2018-2019, Jumat (12/4/2019) dini hari WIB. Marcos Alonso menjadi satu-satunya pencetak gol Chelsea yakni pada menit ke-86.

Pertandingan itu berjalan sulit untuk The Blues. Tim lawan menyuguhkan permainan agresif yang berani dalam duel-duel fisik. Hal ini menyebabkan skuat Chelsea kesulitan mengembangkan permainan mereka.

Terbukti, gol Chelsea baru lahir di 10 menit terakhir pertandingan. Bos Chelsea, Maurizio Sarri mengakui sendiri hal itu. Dia mengakui lawan telah menyulitkan timnya dan leg kedua nanti bakal berjalan sulit.

Tak hanya itu, Sarri bahkan tidak rela memainkan Eden Hazard pada laga tersebut. Awalnya, Sarri sengaja mencadangkan Hazard demi memberinya waktu istirahat, tetapi pada akhirnya dia terpaksa menurunkan sang bintang utama karena Chelsea kesulitan mencetak gol.

"Pada awal pertandingan saya ingin dia di bangku cadangan, sebab saya kira pertandingan mungkin saja jadi lebih sulit dan mungkin saya perlu memainkan dia."

"Namun, jika kami unggul 1-0 di babak pertama saya sebenarnya tidak akan menggunakan dia," pungkasnya.

Bagaimanapun, rencana Sarri ini ternyata tidak berhasil. Hal ini membuktikan bahwa Chelsea masih sangat bergantung pada Hazard.

2 of 2

Bakal Sangat Sulit

Selebrasi  Gol Premier League
Pemain Chelsea, Eden Hazard (AP/Frank Augstein)

Pekan depan, giliran Chelsea yang menjadi tuan rumah. Berdasarkan leg pertama ini, Sarri percaya leg kedua nanti juga bakal merepotkan. Sebab itu dia meminta skuat Chelsea tetap menjaga fokus dan tampil hati-hati.

"Kami tahu betul bermain di sini [kandang Slavia] sangat sulit. Lawan kami memiliki kekuatan fisik, sangat agresif, jadi kami tahu kami bakal kesulitan. Kami bisa menghadapi mereka dengan baik, lalu di babak kedua kami bisa bermain lebih baik," kata Sarri di Chelseafc.com.

"Sekarang kami harus memikirkan leg kedua yang akan berjalan sulit. Lawan kami ini juga sangat berbahaya saat tandang, seperti saat melawan Genk (di mana mereka menang 4-1). Kami harus berhati-hati."

 

Sumber: Bola.net

Lanjutkan Membaca ↓