3 Fakta Donny van de Beek, Bintang Kemenangan Ajax atas Tottenham Hotspur

Oleh Hesti Puji Lestari pada 01 Mei 2019, 14:15 WIB
Diperbarui 03 Mei 2019, 12:17 WIB
Ajax Amsterdam Selangkah Lagi ke Final

Bola.com, Jakarta - Donny van de Beek menjadi penentu kemenangan Ajax Amsterdam atas Tottenham Hotspur dalam leg pertama semifinal Liga Champions 2018-2019, Rabu (1/5/2019). 

Lewat gol tunggalnya pada menit ke-15, gelandang berusia 22 tahun itu mengantarkan Ajax menginjakkan satu kaki di final Liga Champions musim ini. 

Hasil ini juga menambah deretan kemenangan Ajax di kandang tim-tim kuat Eropa, sejak babak penyisihan grup hingga semifinal.

Peforma pemain kelahiran Nijkerkerveen, Belanda, dalam laga tersebut sangat impresif. Tak hanya mencetak gol. Dia juga memiliki kemampuan menjadi jenderal lapangan tengah tim berjulukan de Godenzonen.

Sebelumnya, pemain Timnas Belanda ini juga menjadi kunci saat Ajax menyingkirkan Juventus pada babak perempat final. Donny van de Beek turut mencetak satu gol dalam kemenangan 2-1 atas Juventus.

Di balik itu, ada tiga fakta tentang Donny van de Beek yang perlu Anda tahu. Mulai dari tahun kelahiran yang istimewa dan berkaitan dengan sejarah Ajax Amsterdam, hingga peforma dan kondisi fisik yang baik.

Sumber: Transfermarkt, Telegraaf 

Donny van de Beek
Gelandang Ajax asal Belanda, Donny van de Beek. (AFP/Patrik Stollarz)
2 dari 4 halaman

Tahun Kelahiran

Donny van de Beek lahir pada 18 April 1997. Pada tahun itu, Ajax Amsterdam terakhir kali tampil di semifinal Liga Champions.

Kala itu, Ajax harus melawan Juventus untuk memperebutkan tiket final Liga Champions 1996-1997. Pada leg pertama yang digelar di Amsterdam pada 9 April 1997, Ajax kalah dengan skor 1-2.

Saat leg pertama Ajax vs Juventus terjadi, Donny van de Beek masih berada di dalam kandungan. Lima hari sebelum leg kedua Juventus vs Ajax di Turin pada 23 April 1997, de Beek lahir.

Sayangnya, Ajax kembali menelan kekalahan dengan skor 1-4 dari Juventus.

Ajax Amsterdam Selangkah Lagi ke Final
Aksi Dele Alli berusaha melewati Donny van de Beek pada leg 1, Semifinal Liga Champions yang berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur, London, Rabu (1/5). Ajax menang 1-0 atas Tottenham Hotspur. (AFP/Emmanuel Dunand)
3 dari 4 halaman

Fisik Prima

Berdasarkan statistik, Donny van de Beek dibekali kualitas teknik yang mumpuni. Gelandang muda tersebut memiliki kecepatan dan penempatan posisi yang baik.

Atas kemampuannya ini, wajar jika Donny van de Beek kerap dibandingakan dengan eks gelandang Ajax, Wesley Sneijder. Bahkan, sang senior mengakui jika pemain muda mantan timnya ini punya banyak kemiripan dengan dirinya.

"Saya mengikuti perkembangan Donny di Ajax dan melihat banyak kesamaan antara dia dengan saya ketika masih seusianya," ucap Sneijder dikutip dari Telegraaf.

Selain teknik yang oke, Van de Beek juga dikaruniai fisik yang selalu prima. Menurut Transfermart, Van de Beek berhasil memecahkan rekor sebagai pemain pertama yang tampil dalam 64 partai Eredivisie tanpa terputus karena cedera.

AC Milan Pantau Talenta Muda Belanda
AC Milan mengirimkan pemandu bakat untuk memantau gelandang masa depan Belanda, Donny van De Beek. (doc: Ajax Daily)
4 dari 4 halaman

Muda tapi Bukan yang Termuda

Umumnya, pecinta sepak bola dunia mengatakan Donny Van de Beek masih cukup muda dengan rentetan prestasi yang ia torehkan di Liga Champions. Namun, ia bukan menjadi yang termuda dalam sejarah pencetak rekor di Liga Champions.

Van de Beek mencleposkan gol pertamanya di Liga Champions pada usia 22 tahun 12 hari. Angka tersebut masih kalah jauh dari Peter Ofori-Quaye, Mateo Kovacic, Cesc Fabregas, Bojan Krkic, dan Martin Klein. Lima pemain itu mencetak gol di Liga Champions saat berusia 17 tahun.

Lanjutkan Membaca ↓
Melihat Kembali Momen Persaingan Ronaldo dan Oliver Bierhoff di Serie A Musim 1997/1998