Tottenham Hotspur Hukum Suporter Sendiri Akibat Ketahuan Menjual Tiket Final Liga Champions

Oleh Aning Jati pada 22 Mei 2019, 19:30 WIB
Tottenham Hotspur

Bola.com, Jakarta - Tottenham Hotspur mengambil langkah tegas dengan menghukum suporter sendiri yang ketahuan menjual tiket final Liga Champions 2018-2019. Hal ini dilakukan karena fans yang sudah memegang tiket laga puncak melawan Liverpool itu, dilarang untuk menjual lagi tiket itu kepada pihak ketiga.

Praktis, tindakan fans itu masuk kategori pelanggaran dan ilegal.

Tottenham Hotspur tak pandang bulu, meski fans yang berjumlah tiga orang itu merupakan suporter loyal karena mereka memegang tiket terusan.

"Klub pada Minggu ini telah mengeluarkan larangan tak terbatas kepada tiga pemegang tiket terusan yang telah memiliki tiket final Liga Champions, dan menjual tiket itu kepada platform tiket sekunder," demikian pernyataan resmi klub.

"Sekali lagi, kami ingin mengingatkan kepada seluruh suporter bahwa tiket apa pun yang telah dbeli untuk penggunaan individu dari klub."

"Mentransfer atau menjual tiket secara tak resmi itu melanggar regulasi dan ketentuan, serta melanggar hukum."

"Kami akan berupaya mengambil tindakan sekuat mungkin terhadap siapa pun yang diketahui terlibat dalam kegiatan semacam itu, termasuk larangan kepada pemegang tiket terusan."

"Tolong, jangan rusak salah satu kesempatan terbesar dalam sejarah klub dengan menjual tiket Anda dan mendapatkan keuntungan dari sesama penggemar Spurs," tulis manajemen Spurs.

Klub London Utara ini hanya mendapat jatah sebanyak 16.613 tiket untuk laga final yang dimainkan di Wanda Metropolitano Stadium, Madrid, pada Minggu (2/6/2019).

Padahal, kapasitas stadion markas Atletico Madrid itu mencapai 64 ribu. Alhasil, tiket partai puncak ini diibaratkan sebagai barang langka.

Sebagai informasi, tindakan serupa juga dilakukan Liverpool. Lawan Tottenham Hotspur di laga final nanti ini, juga sudah mengindentifikasi ada lima suporternya yang ditengarai sengaja menjual kembali tiket final Liga Champions yang mereka miliki.

Sumber: AFP