Peluang PSG Bersua Real Madrid dan Inter Milan pada Fase Grup Liga Champions

Oleh Nurfahmi Budi pada 29 Agu 2019, 20:20 WIB
PSG Pesta Gol Ke Gawang Celtic

Bola.com, Jakarta - Pengundian fase grup Liga Champions 2019-2020 tinggal beberapa jam lagi. Seluruh penggila sepak bola di dunia, terutama para fan, tak sabar ingin mengetahui siapa saja lawan tim kesayangan mereka guna berebut tempat ke babak knock-out.

Satu di antara yang cukup 'ribut' adalah fans Paris Saint-Germain (PSG). Raksasa asal Prancis tersebut berada di pot 1, yang berarti berstatus satu di antara delapan tim unggulan.

Berada di pot 1 membuat PSG bisa saja bertemu siapapun dari masing-masing anggota pot 2, 3 dan 4. Artinya, PSG punya opsi masuk ke zona neraka, atau sebaliknya, yakni bertemu klub-klub ringan.

Seperti dirilis L'Eqiuipe Football, Kamis (29/8/2019), PSG bisa merasakan bersua tim-tim kuat atau klub semenjana. Fans sepakat, PSG bisa saja masuk ke area perang bharatayuda jika bergabung dengan Real Madrid, Inter Milan dan Leipzig.

Tiga nama terakhir berasal dari pot 2, 3 dan 4. Skenario tersebut ini justru menjadi bahan pembicaraan dan harapan sebagian fans PSG. Mereka beranggapan, jika bergabung dengan trio tersebut, akan membuka mata manajemen PSG tentang kekuatan mereka musim ini.

 

2 of 2

Jadi Sorotan

Kalah dari Real Madrid, Edison Cavani Tertunduk Lesu
Pemain Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani menunduk setelah timnya kalah melawan Real Madrid pada babak 16 besar Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Paris, Prancis, Selasa (6/3). Real Madrid menang 2-1. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP)

"Sungguh senang jika kami bisa bergabung dengan tim seperti Real Madrid, Inter Milan dan Leipzig. Tiga tim yang merepresentasikan kekuatan sepak bola negara di Eropa. Kami akan tahu seberapa kuat sistem permainan PSG," komentar Christian Châtelet, seorang warga Prancis.

Pada sisi grup ringan, rata-rata fans PSG berharap mereka bisa 'satu rumah' dengan Benfica, Dinamo Zagreb dan wakil Belgia, Genk. Faktor perbandingan tim dan pengalaman menjadi nilai plus PSG yang tak bisa ditandingin tiga tim lain.

Oleh karena itu, andai PSG berada di grup yang sama dengan Benfica, Dinamo Zagreb dan Genk, fans optimistis tim kebanggaan mereka bisa lolos mudah ke babak knock-out. "Tak mudah, tapi komposisi itu paling ringan," tegas Christian Châtelet.

Pada awal musim ini, kekuatan PSG sedang menjadi sorotan. Hal itu berlatar ketiadaan Edinson Cavani dan Kylian Mbappe yang cedera. Sementara itu, Neymar masih menjadi bahan gonjang-ganjing, apakah bertahan atau pergi dari Parc des Princes.

Sumber: L'Equipe, UEFA.com

Lanjutkan Membaca ↓