4 Klub yang Turunkan Pemain Bermasalah, Pernah di Liga Indonesia

Oleh Hanif Sri Yulianto pada 04 Okt 2019, 15:35 WIB
Diperbarui 06 Okt 2019, 15:16 WIB
Liverpool Vs Salzburg

Bola.com, Jakarta - Liverpool hampir saja tersingkir dari Piala Liga Inggris karena masalah administrasi. Padahal klub asuhan Jurgen Klopp telah memenangkan pertandingan.

Liverpool berhadapan dengan MK Dons yang merupakan peserta dari kompetisi kasta ketiga Inggris, League Two. Pertandingan di Piala Liga Inggris digelar pada pada 26 September. 

The Reds bertindak sebagai tim tamu dan menurunkan sejumlah pemain cadangan. Liverpool berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan The Reds dicetak James Milner dan Ki-Jana Hoever.

Liverpool juga melakukan tiga pergantian pemain yang melibatkan Pedro Chirivella. Namun, itu yang menjadi pangkal masalah Liverpool, karena sang pemain tidak memiliki International Transfer Certificate (ITC). 

Selain Liverpool, ada sejumlah klub yang mengalami nasib yang sama. Bola.com menemukan empat tim termasuk Liverpool dan satu klub Indonesia, yang dirangkum dari berbagai sumber, seperti BBC dan Sky Sport

2 dari 5 halaman

1. Liverpool

Logo Carabao Cup
Carabao Cup. (dok. EFL)

Liverpool mendapat masalah karena menurunkan Pedro Chirivella saat mengalahkan MK Dons 2-0. Status Pedro bermasalah karena belum memiliki ITC, setelah kembali dari masa peminjaman dari klub Spanyol, Extremadura, pada musim lalu.   

The Reds sempat ketar-ketir menunggu keputusan dari English Football League (EFL) terkait kasus tersebut. Salah satu ancaman hukumannya adalah didiskulifikasi dari turnamen.  

Liverpool bernapas lega setelah EFL tidak mendiskualifikasi mereka. The Reds hanya mendapat denda sebesar 200 ribu pounds atau setara Rp3,4 miliar.

3 dari 5 halaman

2. Barcelona

logo barcelona
Logo Barcelona. (AFP/Kay Nietfeld)

Barcelona mendapatkan masalah pada Copa del Rey 2018-2019. Barca menurunkan Juan Brandariz Movilla atau Chumi saat bersua Levante.

Padahal, sang pemain tak boleh bertanding karena telah mengantongi lima kartu kuning bersama Barcelona B. Levante akhirnya mengajukan protes.

Namun, protes yang dilayangkan Levante tidak dikabulkan oleh hakim. Pihak Hakim Tunggal Kompetisi mengatakan bahwa laporan yang diterima di luar batas waktu yang ditetapkan.

4 dari 5 halaman

3. Real Madrid

Logo Real Madrid
Logo Real Madrid (Ist)

Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey 2015-2016 karena kesalahan administratif. Sang pelatih saat itu, Rafael Benitez, menurunkan Denis Cheryshev yang sedang menjalani skorsing akibat akumulasi kartu kuning saat masih memperkuat Villareal musim lalu.

Peristiwa tersebut berakibat fatal bagi Benitez. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan yang membuat Benitez dipecat dari kursi kepelatihan Real Madrid.

5 dari 5 halaman

4. Mitra Kukar

Logo Mitra Kukar (bola.com/Rudi Riana)
Logo Mitra Kukar (bola.com/Rudi Riana)

Mitra Kukar harus mengalami kekalahan WO dan dengan 100 juta rupiah setelah pertandingan melawan Bhayangkara FC pada 31 November 2017. 

Padahal pertandingan telah selesai dilaksanakan dengan hasil 1-1. Pihak Bhayangkara melakukan protes karena Mitra Kukar menurunkan Mohamed Sissoko. Sang pemain seharusnya absen karena mendapat sanksi larangan bermain di dua laga, termasuk melawan Bhayangkara dan Persiba Balikpapan. 

Protes Bhayangkara FC kemudian diproses Komisi Disiplin PSSI.  Komdis PSSI memutuskan menjatuhkan sanksi WO kepada Mitra Kukar.

 

Lanjutkan Membaca ↓
From Tokyo to New York, Cerita Dua Pegiat Lari Indonesia di Seri Maraton Dunia