Suporter Celtic Ditusuk Jelang Pertandingan Kontra Lazio

Oleh Gregah Nurikhsani pada 08 Nov 2019, 10:45 WIB
Celtic vs Lazio

Bola.com, Roma - Dua suporter Celtic ditusuk di Kota Roma jelang pertandingan Liga Europa menghadapi Lazio, Jumat (8/11/2019). Satu di antaranya sudah lansia.

Di balik laga antara Lazio kontra Celtic dalam lanjutan Liga Europa yang berakhir dengan skor 1-2, Kepolisian Italia mengonfirmasi adanya keributan di Flaan O'Brien, sebuah pub khas Skotlandia di Roma. Seorang pria berusia 52 tahun menjadi korban pada insiden tersebut.

Serangan kedua terjadi di Piazza Beniamino Gigli yang berlokasi tak jauh dari insiden pertama. Korban berusia 35 tahun langsung dibawa ke rumah sakit Policlinico Umberto.

Berdasarkan keterangan Sky Sports, saksi mata melihat sekelompok suporter Celtic yang tengah mabuk diserangan oleh 4-5 orang bersenjata tajam. Semuanya mengenakan topeng.

Kelompok suporter Celtic sempat melawan dengan melempar barang-barang yang ada, termasuk botol dan kursi. Perkelahian terhenti setalah ada korban yang terluka pada bagian perutnya akibat ditusuk.

Hingga berita ini turun, dua korban penusukan dalam kondisi baik-baik saja. Liga Europa tetap berjalan sesuai jadwal, termasuk partai Celtic kontra Lazio.

 

2 of 2

Tindakan Polisi Italia dan Sikap Celtic

Celtic vs Lazio
Pemain Lazio Marco Parolo berebut bola dengan bomber Celtic, Odsonne Edouard pada matchday keempat Grup E Liga Europa 2019 di Stadion Olympico, Kamis (7/11/2019). Celtic mengalahkan Lazio 2-1 untuk kemudian melaju ke babak 32 besar. (AP/Gregorio Borgia)

Kepolisian Italia mengklaim telah menahan lima suporter Lazio dan dua fans Celtic. Namun, tidak dapat dipastikan apakah semuanya terlibat insiden yang sama atau tidak.

Pihak Celtic usai laga Liga Europa berakhir baru mengeluarkan statement. Klub asal Skotlandia itu menegaskan bakal memberikan dukungan maksimal kepada dua korban penusukan.

Jauh sebelum insiden penusukan, Celtic sudah memberikan anjuran kepada suporternya selama berada di Roma. Di antaranya adalah selalu berkelompok, jangan terpisah dari rombongan, dan tidak memakai atribut klub.

"Akan ada polisi yang selalu berjaga-jaga. Fans diimbau untuk selalu mengikuti instruksi polisi setiap waktu," tulis pernyataan klub.

Lanjutkan Membaca ↓