3 Faktor yang Bisa Jadi Alasan Aubameyang Mentahkan Tawaran Barcelona

Oleh Hesti Puji Lestari pada 08 Nov 2019, 17:20 WIB
Pemain Tercepat di FIFA 20

Bola.com, London - Pemain Arsenal, Pierre-Emercik Aubameyang, dikabarkan masuk radar Barcelona. Klub Catalan tersebut berencana menyegel tanda tangan Aubameyang pada bursa transfer Januari 2020.

Keputusan Barca mendatangkan Aubameyang bisa dimaklumi. Penyerang berusia 30 tahun itu tampil impresif dan konsisten sejak merumput bersama Arsenal pada awal 2018.

Sejauh ini, ia sudah mempersembahkan 40 gol dari 60 penampilannya di kompetisi Premier League bersama Arsenal. Performa apik Aubameyang bahkan membuatnya didapuk menjadi kapten The Gunners menggantikan Granit Xhaka.

Prestasi tersebut membuat Pierre-Emercik Aubameyang diperebutkan sederet klub besar Eropa. Real Madrid dan Barcelona menjadi dua klub yang paling dikait-kaitkan dengan pemain berkebangsaan Gabon itu.

Di Barcelona, Aubameyang disebut menjadi pemain potensial untuk menggantikan Luis Suarez. Apalagi, kontrak mantan pemain Borussia Dortmund itu tinggal 18 bulan lagi Arsenal.

Meski demikian, peluang Barcelona merekrut Aubameyang tipis untuk bisa menarik hati sang pemain. Bola.com telah merangkum setidaknya tiga alasan yang bisa membuat Pierre-Emercik Aubameyang menolak mentah-mentah tawaran yang diajukan Barcelona.

2 of 4

1. Tidak Cocok dengan Iklim Permainan Barcelona

Top Scorer Premier League
Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal) - 7 Gol. (AFP/Adrian Dennis)

Sikap Aubameyang disebut akan bentrok dengan iklim permainan keras di Barcelona. Lionel Messi dan kawan-kawan dikenal sebagai tim yang memiliki egoisme tinggi dalam hal prestasi pribadi.

Sementara Aubameyang tidak demikian. Hal tersebut disampaikan oleh mantan Kepala Rekruitmen Arsenal, Sven Mislintat. Mislintat mengklaim Aubameyang adalah pemain yang lebih mengutamakan pencapaian tim ketimbang prestasi individu.

"Dia adalah satu-satunya pemain top yang tidak egois. Nalurinya selalu ingin maju bersama. Tapi menurut saya, sikapnya itu tidak sesuai dengan cara kerja Real Madrid ataupun Barcelona," ujar Mislintat seperti dilansir dari The Athletic.

3 of 4

2. Berjanji ke Real Madrid

Gol Aubameyang Antar Arsenal Menang Tipis  Atas Aston Villa
Penyerang Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Aston Villa pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Emirates, London (22/9/2019). Gol Aubameyang pada menit ke 84 menjadi penentu kemenangan Arsenal atas Aston Villa 3-2. (AP Photo/Steven Paston)

Masih menurut Sven Mislintat, Aubameyang juga telah berjanji kepada kakeknya untuk lebih memilih Real Madrid ketimbang Barcelona. Ibu sang pemain juga telah mewanti-wanti Aubameyang agar lebih memilih Real Madrid.

"Aubameyang bermimpi untuk bermain dengan Real Madrid karena itu adalah janji kepada mendiang kakeknya. Bukan hanya kepada kakeknya, ibu Aubameyang juga berharap anaknya itu bisa membela Real Madrid suatu hari nanti," ujar Mislintat.

4 of 4

3. Loyalitasnya Diuji

Arsenal Tahan Imbang Manchester United di Old Trafford
Pemain Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Senin (30/9/2019). Pertandingan berakhir 1-1. (AP Photo/Dave Thompson)

Alasan ketiga tentu saja lebih bersifat pribadi. Pierre-Emercik Aubameyang baru saja diangkat sebagai kapten Arsenal untuk menggantikan Gramit Xhaka.

Menjabat sebagai kapten tim tentu membuat loyalitas pemain berpaspor Prancis itu diuji. Posisi kapten tidak diberikan kepada sembarang pemain.

Jika nantinya Aumabeyang berlabuh ke Barcelona, ia belum tentu mendapat kesempatan menggunakan ban kapten.

 

Lanjutkan Membaca ↓