5 Pelatih Sepak Bola dengan Kebiasaan Unik Saat Pertandingan

Oleh Hanif Sri Yulianto pada 11 Nov 2019, 09:30 WIB
Sesi Latihan Jerman dan Strategi Jitu Joachim Loew, Redam Laju Tuan Rumah Prancis

Bola.com, Jakarta - Sepak bola tidak hanya berfokus kepada pemain semata. Sosok pelatih memiliki peran penting dalam tim.

Pelatih sepak bola memiliki peran untuk mengatur dan mempersiapkan skuat sebelum bertanding. Tak mengherankan, apabila saat pertandingan berlangsung, pelatih kerap memberikan arahan dan evaluasi.

Namun, di sela-sela pertandingan berlangsung, beberapa pelatih sepak bola memiliki kebiasaan unik. Kebiasaan ini jarang sekali dimiliki oleh kebanyakan pelatih lainnya.

Karena sering dilakukan berulang-ulang, kebiasaan ini pun melekat kepada sang pelatih dan menjadi ciri khas.

Jurgen Klopp dan Antonio Conte misalnya, kedua pelatih kawakan tersebut memiliki ekspresi yang meluap-luap jika timnya mencetak gol. Bahkan Jose Mourinho pun sempat menjuluki mereka seperti pemain sirkus.

Selain kedua pelatih tersebut, Bola.com menghimpun 5 pelatih sepak bola yang mempunyai kebiasaan unik saat pertandingan.

2 of 6

1. Joachim Loew

Joachim Loew
Joachim Loew melakukan aksi menjijikkan selama pertandingan melawan Ukraina. (Twitter)

Di balik kesuksesannya melatih tim nasional Jerman, Joachim Low dikenal memiliki kebiasaan buruk saat pertandingan. Ia berulang kali tertangkap kamera tengah mengupil saat pertandingan berlangsung.

Tak hanya itu, kebiasaan jorok lain Loew juga diketahui saat ia tertangkap kamera memasukkan tangannya ke dalam celana, lalu menghirupnya. Kebiasaan tersebut ternyata sudah diketahui sejak 2012 lalu, tepatnya saat gelaran Euro 2012.

3 of 6

2. Maurizio Sarri

Gol Douglas Costa Antar Juventus Menang Dramatis Atas Lokomotiv Moscow
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri menginstruksikan pemainnya saat bertanding melawan Lokomotiv Moscow pada pertandingan Grup D Liga Champions di stadion RZD Arena, Moskow (6/11/2019). Juventus menang 2-1 atas Lokomotiv Moscow. (AFP Photo/Kirill Kudryavtsev)

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri dikenal sebagai pelatih yang punya kebiasaan tak biasa saat pertandingan, yakni merokok. Pria berusia 60 tahun itu bahkan dikabarkan mengalami kecanduan rokok yang cukup tinggi.

Ia mengaku bisa menghabiskan 60 batang rokok dalam sehari. Kebiasaan itu telah dimiliki Sarri sejak ia melatih Empoli tahun 2012 lalu. Tak jarang, ia merokok di sela-sela sesi latihan dan jeda pertandingan.

4 of 6

3. Carlo Ancelotti

Pelatih Hebat yang Kecanduan Merokok
1. Carlo Ancelotti (Napoli) - Ancelotti ternyata adalah seorang perokok berat. Pelatih 60 tahun ini, berulang kali tertangkap kamera sedang menghisap rokok di dalam dan di luar lapangan. (AFP/Miguel Medina)

Kebiasaan merokok saat pertandingan ternyata tak hanya dimiliki oleh Maurizio Sarri, pelatih asal Italia lainnya, Carlo Ancelotti juga memiliki kebiasaan serupa.

Ia pernah menuturkan soal kebiasaan merokok yang dia lakukan sejak usia 25 tahun. Kebiasaan itu berlanjut saat ia menjadi pelatih AC Milan pada 2007.

5 of 6

4. Alfred Riedl

Mimik Serius Alfred Riedl saat Pimpin Latihan Timnas Indonesia
Ekspresi serius dari pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, saat latihan di Lapangan SPH Sentul, Jawa Barat, Kamis (1/12/2016). Timnas akan menghadapi Vietnam pada babak semifinal Piala AFF. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Di balik sikapnya yang dingin, mantan pemain tim nasional Indonesia, Alfred Riedl mempunyai kebiasaan yang unik. Ia tak mau disentuh oleh jurnalis ketika bersalaman saat hari pertandingan.

Pada suatu kesempatan, Alfred pernah menegur seorang jurnalis yang bersalaman sambil menepuk bahunya.

6 of 6

5. Jacksen F. Tiago

Liga Remaja UC News
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F. Tiago, saat menemui media di Restoran Bluegrass, Jakarta, Senin (4/11/2017). Dirinya akan membina 13 anak Maluku dalam pelatihan Liga Remaja UC News. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Pelatih Persipura, Jacksen F. Tiago telah malang melintang di dunia sepak bola Indonesia. Ia dikenal mempunyai ciri khas dari kebiasaannya, yakni suka menggigit sedotan selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, hal itu adalah cara untuk menghilangkan stres ketika pertandingan. Kebiasaan menggigit sedotan sudah dilakukan pelatih asal Brasil itu sejak 2002.

Lanjutkan Membaca ↓