Roberto Mancini Hanya Akan Memanggil Mario Balotelli dengan Alasan yang Tepat

Oleh Aditya Wicaksono pada 12 Nov 2019, 17:10 WIB
Diperbarui 14 Nov 2019, 14:17 WIB
Italia, Arab Saudi, Laga Uji Coba

Bola.com, Jakarta - Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, mengutarakan alasannya tidak menyertakan Mario Balotelli. Menurut Mancini, Balotelli akan kembali membela Italia jika berhasil membuktikan kepantasannya.

Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) meminta Mancini untuk memanggil Mario Balotelli. Hal itu dianggap efektif untuk mengatasi masalah rasial di sepak bola Italia.

Namun, Mancini menolak saran tersebut. Ia tak akan memanggil pemain hanya karena alasan untuk menyampaikan suatu pesan.

"Ketika saya memanggil Mario Balotelli, itu karena ia pantas mendapat panggilan tersebut. Bukan karena warna kulitnya," ujar Mancini.

"Saya sangat mengenal Mario. Saya memiliki perhatian khusus kepadanya. Saya yang memberikan kesempatan kepada Mario untuk memulai karier profesionalnya."

"Saya menghargai saran dari presiden, namun bukan itu cara untuk mengatasi masalah rasial di sepak bola Italia. Semua pemain yang ada dalam skuat timnas telah bekerja keras untuk membuktikan kalau mereka pantas, hal itu sama berlaku kepada Balotelli," ungkap Mancini.

Italia akan menghadapi Bosnia-Herzegovina dan Armenia pada laga kualifikasi Piala Eropa 2020. Kali terakhir Mario Balotelli membela timnas Italia terjadi pada Mei 2018.

2 of 2

Masalah Rasial di Italia Meningkat

Mario Balotelli Resmi Diperkenalkan Brescia
Mario Balotelli. (AP Photo/Filippo Venezia)

Masalah rasial di Serie A semakin meningkat pada musim 2019-20. Romelu Lukaku sempat mendapat ejekan ketika Inter Milan berhadapan dengan Cagliari.

Teranyar, kejadian tidak menyenangkan itu dialami Mario Balotelli saat membela Brescia melawan Hellas Verona.

Balotelli meluapkan kekesalannya dengan menendang bola ke arah suporter. Selain itu, Balotelli sempat mengancam akan keluar dari lapangan.

Hal itu membuat FIGC meminta Mancini untuk menyertakan Balotelli pada laga yang dilakoni Italia.

Sumber: Reuters

Lanjutkan Membaca ↓