Reaksi Pelatih Timnas Jerman, Portugal, dan Prancis Tergabung di Grup Maut Piala Eropa 2020

Oleh Aning Jati pada 01 Des 2019, 14:15 WIB
Diperbarui 01 Des 2019, 14:15 WIB
Piala Eropa 2020
Bagaimana reaksi pelatih Timnas Jerman, Portugal, dan Prancis setelah tahu tergabung di grup yang sama di Piala Eropa 2020? (UEFA)

Bola.com, Jakarta - Di antara enam grup yang bakal mengisi Piala Eropa 2020, ada satu yang jadi pusat perhatian. Itu adalah Grup F, yang dihuni tiga tim juara, yakni Prancis, Jerman, dan Portugal. Satu negara lagi akan diisi pemenang play-off.

Tak ayal, Grup F di Piala Eropa 2020 mendapat status sebagai grup neraka. 

Jerman tercatat pernah tiga kali menyabet gelar juara Piala Eropa, pada edisi 1972, 1980, dan 1996. Prancis dua kali jadi juara, edisi 1984 dan 2000, sedangkan Portugal merupakan juara bertahan turnamen paling elite antarnegara di Eropa ini.

Reaksi ketiga pelatih dari tim raksasa di Eropa itu seragam. Sesaat setelah Philip Lahm menarik kertas dari mangkok pengundian, dan keluar tulisan "Portugal", wajah Joachim Loew (pelatih Timnas Jerman), Didier Deschamps (Prancis), dan Fernando Santos (Portugal), yang disorot kamera terlihat tegang.

Namun, setelah itu ketiganya tertawa, kemungkinan merasa "absurd" dengan hasil undian yang menempatkan tiga tim itu dalam satu grup.

Lantas bagaimana komentar tiga pelatih menyikapi hasil undian yang berat ini?

"Sudah pasti ini grup maut," kata Joachim Loew, pelatih Timnas Jerman.

Meski begitu, Loew mengaku senang dengan hasil undian ini.

"Saya merasa senang karena ada pertandingan besar melawan Prancis dan Portugal. Kami bertanding melawan juara bertahan Piala Dunia dan Piala Eropa," lanjut Loew.

"Saya merasa pemain juga menantikan laga-laga ini. Tentu, ini grup maut. Setiap orang di grup ini harus melewati batas jika ingin lolos," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Menanti Lawan Terakhir

Philip Lahm
Philip Lahm dalam drawing Piala Eropa 2020 di Bukares, Minggu dini hari WIB (1/12/2019). (AFP/Fabrice Coffrini)

Didier Deschamps juga punya komentar hampir sama. Ia menilai Grup F merupakan grup terberat di antara yang lain. Namun, pelatih Timnas Prancis itu menilai hal sama juga dirasakan dua pelatih lainnya.

"Joachim Loew dan Fernando Santos saya rasa juga berpikir demikian. Ini grup terberat, tapi kami harus menerimanya," kata Deschamps.

"Kami akan siap di awal turnamen karena laga pertama kami langsung melawan Jerman d Munich. Di atas kertas, ini grup berat. Dua tim punya kualitas tinggi dan belakangan ini hasil-hasil pertandingan keduanya cukup apik," lanjut mantan pemain Juventus itu.

Didier Dechamps dan dua pelatih lain juga masih akan menanti lawan terakhir di Grup F Piala Eropa 2020, yakni di antara Islandia, Bulgaria, Hungaria, dan Rumania. Pemenang dari fase ini baru diketahui pada 31 Maret 2020.

Sumber: Berbagai sumber

Lanjutkan Membaca ↓